Long Weekend, Penumpang Kereta Api Meningkat Nyaris Dua Kali Lipat

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 20 Agustus 2020 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 20 406 2264854 long-weekend-penumpang-kereta-api-meningkat-nyaris-dua-kali-lipat-aLVYBdLUMr.jpeg Penumpang kereta meningkat saat long weekend (Foto : PT KAI)

Pada peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 20 Agustus 2020, sekaligus ditetapkannya Jumat, 21 Agustus 2020 menjadi cuti bersama ternyata berimbas pada peningkatan jumlah penumpang kereta api.

Peningkatan penumpang terlihat sejak Rabu 19 Agustus 2020 menjelang long weekend sebanyak 7.800 penumpang. Jumlah penumpang bertambah hampir mendekati dua kali lipat jika dibandingkan akhir pekan dua minggu lalu pada Jumat, 7 Agustus 2020 sebanyak 4.100 penumpang.

Melonjaknya volume penumpang ini juga didukung dari sisi jumlah kereta api yang ditambah jadwal perjalanannya. Sebelumnya hanya ada 14 kereta api yang diberangkatkan dari wilayah Daop 1 Jakarta yakni, Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

Namun, mulai tanggal 14 Agustus 2020 bertepatan dengan libur akhir pekan HUT Kemerdekaan RI, jumlah perjalanan juga ditambah secara bertahap. Totalnya mencapai 27 perjalanan dari area Daop 1 Jakarta pada Rabu 19 Agustus 2020.

Penumpang Kereta

Terkait prediksi puncak volume penumpang masa long weekend dari tanggal 19 s.d 22 Agustus 2020, berdasarkan data reservasi volume penumpang tertinggi memang tercatat pada hari Rabu 19 Agst 2020 dengan jumlah sekitar 7. 800 penumpang.

Baca Juga : Anya Geraldine Pamer Punggung Mulus, Duh Cowok-Cowok Pasti Ogah Tidur

Namun, data tersebut masih dapat berubah mengingat masih mungkin ada tambahan penumpang yang melakukan reservasi ataupun membeli tiket go show 3 jam sebelum keberangkatan untuk tanggal 20 s.d 23 Agustus 2020.

Meski perjalanan kereta api ditambah dan volume penumpangnya meningkat, PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan bahwa pihaknya sangat konsisten menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 baik di area stasius maupun selama perjalanan berlangsung. Dimulai dari menerapkan pembatasan okupansi penumpang sebanyak 70 persen dari kondisi normal.

Calon penumpang juga harus memenuhi persyaratan lainnya sebelum melakukan perjalanan diantaranya; menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan), calon penumpang dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, menggunakan masker pribadi dan Mengenakan pelindung wajah (faceshield) yang disediakan oleh KAI, mengikuti ketentuan penjagaan jarak fisik selama di stasiun dan didalam rangkaian KA.

Penumpang Kereta

Selain itu dihimbau untuk menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, selalu rutin membersihkan tangan dengan air dan sabun atau cairan antiseptik.

Pemeriksaan kondisi kesehatan penumpang tak hanya dilakukan di Stasiun, sepanjang perjalanan petugas secara berkala juga akan melakukan pengecekan suhu tubuh penumpang.

Jika diperjalanan kedapatan penumpang memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat maka akan dipindahkan ke ruang isolasi sementara diatas KA, selanjutnya penumpang tersebut akan diturunkan di stasiun terdekat yang memiliki pos kesehatan. Petugas juga akan aktif memastikan penumpang selalu menggunakan apd sepanjang perjalanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini