Selain Protokol Kesehatan, Kebersihan Pariwisata Labuan Bajo Harus Dijaga

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 03 September 2020 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 406 2272257 selain-protokol-kesehatan-kebersihan-pariwisata-labuan-bajo-harus-dijaga-Cl8Xo1RDIW.jpg Pulau Padar. (Dimas/Okezone)

Wawan menambahkan, kegiatan rebound yang melibatkan 60 pekerja parekraf ini selaras dengan arahan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) diberbagai destinasi. Sehingga menjadi salah satu upaya yang dilakukan Kemenparekraf untuk membangkitkan kembali potensi pariwisata di Labuan Bajo.

“Perlu kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat kelestarian. Lantaran pariwisata sangat lekat dengan kebersihan. Saya berharap tidak hanya hari ini, di hari-hari berikutnya juga bisa terawat. Karena semakin dilestarikan semakin menyejahterakan,” ujarnya.

Lingkup kegiatan rebound meliputi penguatan program sapta pesona, revitalisasi amenitas dengan pengadaan barang pendukung CHSE dan alat penunjang keamanan. Serta bimbingan teknis soal 3A (atraksi, aksesibilitas, dan amenitas) di setiap destinasi wisata di Labuan Bajo.

Selain kegiatan Rebound, dalam kegiatan yang berlangsung pada 2-4 September 2020, juga digelar Bimtek Kapasitas SDM dan pengembangan desa wisata di Desa Wisata Batu Cermin, serta Sosialisasi CHSE.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini