5 Pasar Tradisional Terindah di Dunia

Wiji Adinda Putri, Jurnalis · Kamis 03 September 2020 19:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 408 2272242 5-pasar-tradisional-terindah-di-dunia-DTuKqg7bCG.jpg Grand Bazar market. (Foto: Chasingtheunexpected)

SALAH satu daya tarik setiap wisatawan untuk berkunjung ke suatu tempat tidak lain karena keunikan dan keberagaman yang berbeda dari masing-masing negara. Seperti pasar tradisonal, yang menjadi tempat interaksi antara wisatawan dan masyarakat lokal.

Banyak hal yang bisa kita temui dan pelajari dari tiap negara. Jika biasanya Anda hanya tertarik mengunjungi bangunan ataupun peninggalan bersejarah di museum, jangan lupa juga melirik pasar tradisional.

Tanpa disadari, pasar tradisional tidak hanya sebagai tempat mencari makanan atau sekadar mencari cendera mata, tapi juga bisa sebagai tempat untuk mengenal kebiasaan suatu negara.

Baca Juga: Liburan ke Labuan Bajo, Asyiknya Salmafina Sunan Berjemur Pakai Bikini

Berikut adalah 5 pasar tradisional terindah di dunia dan punya nilai sejarah tinggi, dilansir dari Chasingtheunexpected.

Grand Bazaar Tehran, Iran

 pasar

Pasar tradisional yang pertama lahir dari warisan sejarah setelah peristiwa penaklukan muslim di Iran. Oleh karena itu, mengapa pasar ini dapat dikatakan sebagai salah satu pasar tertua yang memiliki sejarah di Teheran, Iran. Lebih dari 10 km, tempat ini punya deretan pertokoan di sepanjang jalannya. Isinya beragam, mulai dari pakaian, kebutuhan sehari-hari, berbagai jenis teh, dan juga rempah-rempah tradisional. Lengkap, unik, bersejarah, berwarna warni menjadi kata yang pas untuk menggambarkan pasar ini.

Pasar Tradisional Isfahan, Iran

Pasar tradisional bersejarah lainnya di Iran terletak di Kota Isfahan. Tempat ini juga merupakan salah satu warisan langsung dari jalur sutra utama saat itu. Berada di sekitar Alun-Alun Naqsh-e Jahan, Pasar Isfahan dibangun sejak abad ke-11 dan resmi dibuka di abad ke-17.

Sebagai salah satu pasar yang paling terkenal di dunia dengan nilai sejarahnya yang kental, serta jadi saksi perkembangan ekonomi Iran, menjadikannya punya daya tarik cukup kuat untuk wisatawan yang sedang berkunjung. Biasanya barang-barang antik khas Iran dijajakan di sini.

Namun tak perlu khawatir, Okezoners bisa mengunjungi untuk melihat uniknya barang-barang, dekorasi, dan arsitektur bangunannya. Selain itu, juga bisa menyaksikan beberapa pengrajin lokal yang sedang beraktivitas atau sekadar menikmati makanan-makanan khas yang ada di sana.

Tim Che, Herat, Afghanistan

pasar

Penampakan pasar tradisional satu ini adalah pasar yang kecil dan tertutup, namun mempunyai nilai sejarah di dalamnya. Dahulunya tempat ini menjadi salah satu pemberhentian penting di sepanjang jalur sutra. Sehingga pada abad pertengahannya, pasar tersebut mulai beroperasi penuh, dan melakukan beberapa renovasi guna merawat nilai sejarahnya. Letaknya berada di persimpangan Chehar Soo. Di sekeliling gang pertokoannya, bisa melihat para pengrajin yang membuat souvenir. Selain itu, dulunya pasar ini menjadi salah satu akomodasi jalur perdagangan Asia.

Cavaillon Monday Market, Prancis

Cavaillon merupakan salah satu kota yang menjajakan pasar tradisional sama halnya di tiap negara lainnya. Uniknya, di sini hanya akan berlangsung setiap Senin pagi di sepanjang jalan utama Cavaillon hingga gang-gang sekitarnya. Di sini para pedagang akan menawarkan jualan mereka dengan gaya ala orang Prancis dan sedikit dibuat bernada menggoda. Segala jenis kebutuhan dan barang-barang khas kerajinan mereka dapat ditemukan semua di sana. Dari pakaian, obat tradisional, jajanan lokal, rempah-rempah, kerajinan tangan, hingga perhiasan. Semua barangnya memiliki nilai jual produk lokal atau tradisional Prancis.

Pasar Ikan, Abu Dhabi

Setelah mengulas pasar-pasar tradisional yang mayoritas diisi oleh barang khas masing-masing negaranya, kali ini ulasannya akan cocok bagi wisatawan yang menyukai perjalanan kuliner. Terdapat Pasar Ikan di Abu Dhabi yang cukup terkenal, posisinya berada di sekitaran pasar tradisional yang lainnya.

Tempat ini menyajikan tiga sektor pilihan bagi pengunjungnya, pertama area memilih santapan laut yang segar, kedua area pengolahan, dan yang terakhir area memasak apabila pengunjung menginginkan sajian yang sudah matang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini