Ciliwung Mustahil Jadi Lokasi Edu-Wisata Tanpa Bantuan Warganya

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 06 September 2020 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 06 406 2273369 ciliwung-mustahil-jadi-lokasi-edu-wisata-tanpa-bantuan-warganya-rXJL0FoGJz.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

SUNGAI Ciliwung semakin berbenah menjadi objek wisata sungai ibu kota. Salah satunya dari pengelolaan sampah dan limbah yang selama ini banyak ditemukan.

Ketua Gerakan Ciliwung Bersih Peni Susanti mengatakan, Sungai Ciliwung bisa menjadi tempat eduwisata yang menarik untuk warga ibu kota. Sayangnya, Sungai Ciliwung tercemar oleh sampah dan kotoran.

Baca Juga: Viral Jembatan PIK 2, Tempat Nongkrong Baru Anak Gaul Jakarta Serasa di New Zealand

ciliwung

“Perlu sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat agar mampu melakukan pemilahan sampah di sumber," ucapnya saat Webinar

"Sungai ini diharapkan mampu menjadi sarana edukasi dan wisata (edu-wisata) bagi masyarakat luas khususnya yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung," ucapnya.

Dalam pengelolaan sampah dan limbah, ucap Peni, menggunakan metode TOSS yang digagas oleh Supriadi Legino dan Sonny Djatnika Sunda Djaja. TOSS adalah metoda pengelolaan dan pengolahan sampah di sumber berbasis komunitas.

Langkah ini mengubah paradigma pemilahan di awal menjadi pemilahan setelah proses pengolahan sampah berlangsung. Melalui metode peuyeumisasi (biodrying), bau tak sedap dari sampah akan hilang dan mengering dalam waktu 3-7 hari (tergantung material sampah).

 toss

Sementara itu, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang menambahkan, langkah ini baik dilakukan karena bisa berdampak positif untuk lingkungan. Agar Sungai Ciliwung kembali indah, masyarakat harus diedukasi agar tak buang sampah ke sungai.

"Mengingat upaya mengurangi sampah yang belakangan ini, kian menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat secara luas," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini