Koki Hotel Ini Buka Warung, Hanya Rp10 Ribu Kamu Bisa Makan Sepuasnya!

Dewa Partika, Jurnalis · Selasa 08 September 2020 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 301 2274321 koki-hotel-ini-buka-warung-hanya-rp10-ribu-kamu-bisa-makan-sepuasnya-9Fg1p8Jax7.JPG Warung nasi yang dikelola seorang juru masak hotel di kawasan Denpasar, Bali (Foto: iNews.id/Dewa Partika)

DI TENGAH pandemi Covid-19 banyak orang mendadak kehilangan pekerjaan. Salah satu yang terkena dampak ialah karyawan hotel. Namun demikian, kehilangan pekerjaan di tengah pandemi tak begitu berpengaruh oleh Geri.

Ya, seorang juru masak hotel berbintang itu tak kehabisan akal untuk bisa menghasilkan pundi-pundi uangnya.

Ia berinisiatif membuka warung makan di Jalan Tukad Pakerisan Nomor 79 Denpasar, Bali. Uniknya, ia menawarkan makanan dengan tarif hanya Rp10.000 dan es teh Rp3.000 dan bisa mengambil sepuasnya lho.

Kegiatan sosial ini dilakukan setelah melihat banyak rekannya yang harus dirumahkan atau di-PHK hingga kesulitan mencukupi untuk makan sehari-hari.

Asal tahu saja, Geri merupakan juru masak hotel di Gili Terawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibat pandemi Covid-19, dia dirumahkan sejak Desember 2019, karena sudah tak ada wisatawan yang datang. Hotel tempatnya bekerja menyasar pasar Italia.

Baca juga: Yuk, Nikmati Soto Ayam Kampung 'Hot Mom' di Magelang

Demi menyambung hidup, ia beserta rekannya membuka warung sederhana yang menyediakan kuliner khas Sunda, seperti seblak dan mi kocok. Hingga akhirnya di bulan Agustus lalu, Geri dan tiga rekannya mendapat donatur untuk membuat warung makan sosial.

“Di warung ini semuanya self service. Konsumen silakan mengambil sendiri dan bisa nambah sepuasnya, syaratnya tidak boleh malu-malu dan jaim,” kata dia, menukil laman iNews.id.

Warung yang diberi nama Dapoer Si Jagoer ini buka mulai pukul 12.00 sampai 16.00 Wita, sementara malamnya pukul 18.00 sampai 22.00 Wita. Mereka secara bergantian memasak lauk pauknya.

“Untuk menu lauk siang kita ada 8 sampai 9 jenis yang semuanya masakan rumahan. Sementara untuk malam harinya ada sekitar 13-14 jenis lauk yang kita disiapkan dan selalu berganti setiap harinya,” tutur Geri.

Geri bahkan menjamin seluruh makanan yang diolahnya selalu segar. Setiap ada lauk yang tersisa di menu siang akan dibungkus untuk dibagikan ke orang yang membutuhkan. Warung Geri bisa menghabiskan 25 dari 100 kilogram beras yang ditargetkan setiap harinya.

“Untuk lauk menu sore selalu fresh dan tidak pernah memajang lauk sisa siang,” tandasnya.

Sejumlah konsumen yang datang mengaku masakannya enak meski yang disajikan lauk pauk rumahan. “Saya suka semua lauknya, enak-enak. Mungkin karena yang masak chef hotel jadi rasanya beda kalau kita makan di warung lainnya,” ujar Putri.

Hal senada disampaikan Dian, meski ia mengaku baru pertama kali datang ke warung ini. “Saya pertama kali datang tahu dari media sosial instagram. Kaget juga kok disuruh ngambil sendiri ternyata semua lauknya enak,” ucap Dian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini