Pandemi Covid-19, Yuk Lihat Ruwatan Rambut Gimbal Dieng Virtual

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 406 2277870 pandemi-covid-19-yuk-lihat-ruwatan-rambut-gimbal-dieng-virtual-q3qxOf6prT.jpg Ruwatan rambut gimbal. (Foto: Okezone/Taufik)

TRADISI potong rambut gimbal dalam gelaran Dieng Culture Festival 2020 akan berlangsung secara virtual pada 16-17 September. Tak banyak undangan yang hadir karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Tradisi yang memasuki tahun ke-11 tersebut mengalami penyesuaian-penyesuaian baik konsep hingga teknis pelaksanaannya. Selain secara virtual, ada beberapa acara ditiadakan seperti kirab budaya, penerbangan lampion, kongko budaya dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan masa.

Baca Juga: Prita Aunalal Bikinian di Pantai, Lebih Menggoda Mana Sama Bu Bos Nia Ramadhani?

 ruawatan

Ketua Panitia Dieng Culture Festival Alif Fauzi mengatakan, konsep acara tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Selama acara digelar, menyesuaikan standar operasional prosedur sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

"Tentu sesuai dengan standar operasional prosedur. Kalau tahun sebelumnya memang punya target pengunjung tapi kalau tahun ini tidak harus datang. Cukup dari rumah saja," ujarnya usai audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di ruang kerjanya, Senin 14 September 2020.

Beberapa kali digelar, Dieng Culture Festival mampu menghadirkan sekitar 100 ribu pengunjung. Namun, untuk tahun ini pihaknya mentargetkan viewer di akun media sosial yang nantinya menayangkan secara virtual.

"Iya, kalau saat ini targetnya adalah viewer di media sosial yang menayangkan secara virtual. Meski virtual, ini sebagai langkah pelestarian budaya," lanjutnya.

Alif menjelaskan bahwa kegiatan dibuka Rabu 16 September pagi dengan beberapa agenda seperti webinar, penampilan kesenian tradisi. Dilanjut malam dengan pertunjukan musik jazz di atas awan. Sedangkan keesokan harinya, tradisi potong rambut gimbal.

"Semua acara tentu sesuai protokol kesehatan, dan disaksikan di rumah saja melalui media sosial seperti YouTube, Facebook dan instagram. Untuk potong rambut gimbal kami siapkan undangan 50 VIP," terangnya.

Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual. Namun, penyelenggara diharapkan mampu membuat kegiatan tetap memiliki daya tarik meski harus disaksikan lewat media sosial.

"Itu bagus dilaksanakan secara virtual. Tidak harus datang untuk menyaksikannya," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini