Liburan di Pantai Lovina Bali, Rasakan Sensasi Bermain dengan Lumba-Lumba

Putri Aliya Syahidah, Jurnalis · Minggu 20 September 2020 20:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 408 2280848 liburan-di-pantai-lovina-bali-rasakan-sensasi-bermain-dengan-lumba-lumba-ufb4TWsn6G.jpg Lumba-lumba meloncat di atas permukaan laut Pantai Lovina, Bali (Foto Balitrekingtour)

BERLIBURAN Pantai Lovina, Anda dapat merasakan pengalaman yang berbeda dengan pantai-pantai lain di Bali. Karena di Lovina, Anda bisa diving atau snorkeling bersama lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncates).

Terletak sekitar 9 kilometer dari Singaraja di Ibu Kota Kabupaten Buleleng, Pantai Lovina yang menghadap ke laut Bali adalah definisi ketenangan sempurna. Berbeda dengan Pantai Kuta yang ramai semarak. Di Lovina, seseorang dapat menikmati makna sebenarnya dari kehidupan yang santai di.

Baca juga: 5 Makanan Ini Sering Dijadikan Oleh-Oleh Wisatawan di Bali

Lovina membentang lebih dari 8 kilometer garis pantai yang meliputi pedesaan, yaitu Kaliasem, Kalibukbuk, Anturan, dan Tukad Mungga-yang diketahui sebagai Lovina. Jantung Lovina merupakan desa dari Kalibukbuk yang terletak di Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.

Untuk mencapai tempat ini, dari Denpasar, Anda bisa pergi ke Lovina melalui Bedugul di atas pegunungan bagian tengah pulau yang memakan waktu sekitar dua jam. Alternatif lain, Anda bisa mengikuti rute Gilimanuk, Bali Barat yang akan memakan waktu empat jam perjalanan.

 

Melansir dari Indonesia.Travel, Minggu (20/9/2020), Lovina berbeda dari pantai pasir putih lainnya di Bali, karena Lovina memiliki pasir vulkanik berwarna abu-abu dan hitam.

Sama seperti Pantai Pemuteran, Lovina juga menampilkan kehidupan bawah laut yang luar biasa untuk mereka nikmati dengan menyelam dan snorkeling.

Tapi, atraksi utama di sini adalah lumba-lumba hidung botol yang menjadikan pantai ini sebagai taman bermain mereka.

 Baca juga: Bangga! Bali dan Lombok Jadi Pulau Terbaik Dunia 2020

Normalnya, lumba-lumba akan hadir pada pagi hari hanya ketika matahari terbit. Hewan yang sangat cerdas ini akan datang dan berenang dekat perahu dan berputar-putar sehingga menciptakan pemandangan menakjubkan.

Atraksi luar biasa ini dapat dilihat dari perahu tradisional yang dinamakan "Jukung" yang ditawarkan oleh banyak operator atau individu yang ada di pantai.

Nama dari Lovina sendiri berasal dari kata "Love" dan "Ina" yang dimana dalam Bali adalah untuk "Ibu". Oleh karena itu, Lovina memiliki arti Cinta Tanah Air dan Negara.

Nama Lovina pernah dilarang penggunaannya karena dianggap asing, sehingga para pebisnis yang berada di lokasi tersebut menyebutnya Manggala, Krisna, Angsoka, atau Nirwana.

Bagaimanapun, ketika turis di Bali Utara meningkat signifikan, nama Lovina digunakan kembali karena lebih mudah wisatawan untuk mengingatnya dan disukai oleh pemandu wisata.

Sejarah Lovina tidak bisa dipisahkan dari Anak Agung Panji Tisna yang telah melakukan perjalanan ke seluruh Asia dan Eropa. Dia menjadi tertarik dengan cara hidup masyarakat Bombay, India dan membuatnya meniru hal tersebut di Buleleng.

Setelah kembali dari luar negeri pada tahun 1953, Anak Agung Panji Tisna segera menerapkan idenya dan mendirikan sebuah penginapan bernama Lovina diatas sebidang tanah miliknya.

Fasilitas ini menampilkan pondok tiga kamar dengan restoran di tepi pantai. Seiring berjalannya waktu, Lovina berkembang dari sebuah pondok sederhana menjadi tujuan wisata yang luas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini