Wisata Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober, Pendaki Wajib Bawa Surat Dokter

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 406 2281661 wisata-gunung-semeru-dibuka-1-oktober-pendaki-wajib-bawa-surat-dokter-FiFz9KZ822.jpg Pendakian Gunung Semeru. (Foto: Okezone)

BALAI Besar Taman Nasional Bromo Tengger (BB-TNBTS) membuka jalur pendakian Gunung Semeru setelah tutup akibat pandemi Covid-19. Ada sederet syarat yang harus dipenuhi para pendaki jika ingin ke Gunung Semeru.

Kepala BB-TNBTS John Kenedie mengatakan, pembukaan pendakian ke Gunung Semeru akan berlaku per Kamis 1 Oktober 2020. Para pendaki yang sudah rindu ke Gunung Semeru bisa segera bersiap ya!

Baca Juga: Bayi Gajah Gemas Lahir di PLG Minas Riau, Menteri Siti: Namanya Rizki

semeru

"Pendakian Gunung Semeru pada masa adaptasi kebiasaan baru akan dibuka kembali pada Kamis 1 Oktober 2020," ujar John Kenedie melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, Selasa (22/9/2020).

Meski telah dibuka, kata John, para pendaki diwajibkan memberlakukan protokol kesehatan Covid-19. Seperti wajib menggunakan masker, membawa hand sanitizer dan masker cadangan minimal empat buah.

Selain itu, para pendaki juga diwajibkan membawa surat keterangan sehat yang menyatakan bebas Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dari dokter. Syarat ini harus dipenuhi agar pendaki semakin nyaman saat berada di Gunung Semeru.

"Saat masuk area TNTBS wajib dilakukan pengecekan suhu. Untuk pendaki kita batasi minimal umur 10 tahun dan maksimal 60 tahun. Pendakian ke Gunung Semeru diiizinkan maksimal dua hari satu malam, di dalam area juga wajib menjaga jarak," tuturnya.

John menambahkan, area pendakian tenda hanya diperbolehkan di Ranu Kumbolo dan Kali Mati dan satu tenda hanya boleh diisi maksimal 50 persen dari kapasitas normal. Sedangkan batas akhir diizinkan pendakian adalah Kali Mati, sesuai arahan dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG).

"Untuk kuota pendaki kita batasi 20 persen dari kapasitas normal berarti sekitar 120 pendaki setiap hari. Pendaftaran pendakian dan pembayaran juga secara online di website TNBTS," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini