Tour de France 2020 Digelar Virtual, Pertama Kali Sepanjang Sejarah

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 23 September 2020 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 406 2282500 tour-de-france-2020-digelar-virtual-pertama-kali-sepanjang-sejarah-UerEl1a83u.jpg TDF. (Foto: Cyclist)

AJANG bergengsi Tour de France ikut terdampak pandemi Covid-19. Acara ini terpaksa digelar virtual demi memanjakan penggemarnya.

Tour de France virtual diadakan pada 29 Agustus 2020 dan akan berakhir pada 20 September 2020. Walau sedikit tertunda karena dampak pandemi Covid-19, Tour de France tetap dapat dihelat oleh Amaury Sport Organization (ASO) bersama dengan NTT Ltd.

Para penggemar Tour de France pun bisa menyaksikan balap sepeda di rumah dengan konsep stadion global. Tentunya kegiatan ini menjadi pengalaman unik dan tetap merasakan sensasi seperti berada di venue acara.

Teknologi stadion global tersebut juga menghadirkan pengalaman virtual event Tour de France dari jauh untuk pertama kalinya. Meski begitu tak mengurangi keseruan menyaksikan balap sepeda yang terkjenal sejak 1903.

Baca Juga: Rose BLACKPINK Kepincut Pantai Bali Sampai Ingin Balik Lagi

tdf

Saat menyaksikan Tour de France virtual, Anda bisa melihat pemandangan lintasan balap sepeda yang menakjubkan secara langsung. Anda juga bisa menikmatinya secara 3D dari rumah.

Anda bisa melihat balap sepeda ini dengan pemandangan pegunungan, lembah, sungai, dan danau. Sensasinya benar-benar mirip di venue balap sepeda.

Chief Marketing Officer, NTT Ltd Ruth Rowan mengatakan, pengalaman ini merupakan yang pertama kali di bidang olahraga manapun. Termasuk untuk Tour de France yang setiap tahun dihelat secara langsung.

"Dengan inovasi ini berarti penggemar dapat melihat balapan dengan cara yang berbeda, benar-benar lebih dekat dengan aksi yang dilakukan dan lebih banyak orang dapat menikmatinya secara aman dibandingkan sebelumnya," ucapnya lewat keterangan resmi yang diterima Okezone.

Menurutnya, perhelatan Tour de France virtual ini bahkan bisa menjadi revolusi penyelenggaraan acara olahraga di masa depan. Ide ini bahkan tak pernah dibayangkans ebelumnya oleh siapapun.

Ditambahkan Chief Executive, A.S.O Yann Le Moenner, selama lima tahun terakhir, perhelatan Tour de France selalu bertransformasi agar terkesan berbeda. Aapalagi di masa pandemi Covid-19, banyak orang olahraga bersepeda akibat lockdown.

"Perubahan ini bagus untuk dunia. Bahkan kami juga dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini