Adakan Rapat Pariwisata, Menko Airlangga: Bintan Pendapatannya Turun 90%

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 406 2283586 adakan-rapat-pariwisata-menteri-airlangga-bintan-pendapatannya-turun-90-58jSVQ75a0.jpg Resor di Bintan. (Foto: Dimas/Okezone)

SEBAGAI destinasi Meeting, Incentive, Conferencing, Exhibitions (MICE) terbaik di Indonesia, pemerintah terus melakukan berbagai upaya guna membangkitkan kembali gairah pariwisata Bintan, Kepulauan Riau. Salah satunya dengan meningkatkan belanja pariwisata seperti sebelum pandemi Covid-19.

Salah satunya dengan menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), di Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau. Acara tersebut diselenggarakan selama dua hari, mulai Jumat 25 September-Sabtu 26 September 2020, dan dihadiri oleh sejumlah menteri dan pimpinan lembaga.

Hasil pantauan Okezone, adapun menteri yang hadir di acara ini antara lain, Menkopolhukam Mahfud MD, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Kesehatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Baca Juga: Belanja Pariwisata Harus Dioptimalkan agar Ekonomi Nasional Pulih

bintan

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto dalam sambutannya menjelaskan, penyelenggaran acara ini merupakan salah satu cara untuk mengoptimalisasi belanja pemerintah di sektor pariwisata.

"Dengan membuat event seperti Rakorpim hari ini, yang kita lakukan adalah mendorong dimulainya kegiatan wisata dan MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) di lokasi destinasi wisata," ujar Menko Airlangga selaku Ketua Komite Rakorpim PC-PEN di lokasi acara, Jumat (25/9/2020).

Sektor pariwisata, lanjut Menko Airlangga, memang sempat terpukul hingga titik terendah akibat pandemi Covid-19. Padahal, sektor ini merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar bagi negara yakni, mencapai 15 miliar USD per tahun.

"Pariwisata terpukul paling berat, Bintan yang biasanya mendatangkan turis hingga 3 juta orang, hari ini jumlahnya hampir 0. Pendapatannnya juga turun hingga 90%," ungkap Menteri Airlangga.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk mendorong sektor-sektor yang terkontraksi dengan melakukan berbagai upaya. Termasuk menyiapkan road map atau master pelayanan untuk imunisasi masal yang akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan.

Selain itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga gencar mengkampanyekan program Indonesia Care yang bertujuan untuk memastikan seluruh objek dan destinasi wisata Indonesia, telah menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan standar berlaku.

"Besok Menparekraf akan meresmikan program Indonesia Care di sini (Bintan). Lalu, Menteri Kesehatan juga hadir dengan program 3M plus-nya. Semua itu dilakukan untuk memulihkan kembali pariwisata Bintan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini