Berwisata Aman ke Bintan di Era Corona

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 26 September 2020 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 406 2284286 berwisata-aman-ke-bintan-di-era-corona-apwrBjoXhn.jpg Ilustrasi. (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio secara resmi menyerahkan sertifikat InDOnesia Care (I Do Care) kepada para pelaku wisata di Kabupaten Bintan, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Sabtu (26/9/2020). Penyerahan sertifikat ini menandakan bahwa Bintan telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik, dan siap menyambut kembali kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Seperti diketahui, program Indonesia Care merupakan strategi komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang diluncurkan sejak 10 Juli 2020. Tujuan utama dari Indonesia Care adalah mempromosikan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment).

 Wishnutama

Protokol inilah yang menjadi acuan Kemenparekraf dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19 di daerah-daerah wisata, khususnya di 9 destinasi MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibiton) Indonesia, sekaligus untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

Dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, acara penyerahan sertifikat Indonesia Care yang berlangsung di Lagoi Bay, Bintan ini pun berlangsung cukup meriah.

Dalam sambutannya, Menparekraf Wishnutama Kusubandio menjelaskan alasan Kemenparekraf memilih Bintan sebagai penerima sertifikat Indonesia Care.

"Hari ini kami menyerahkan sertifikat Indonesia Care yang pertama di Indonesia, karena Bintan adalah the lowest hanging fruit untuk kemajuan pariwisata Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, Menparekraf Wishnutama menjelaskan bahwa syarat utama dalam memulihkan perekonomian di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, adalah dengan melaksanakan protokol kesehatan yang baik dan tepat sasaran.

Sebagai salah satu jendela pariwisata Indonesia, Wishnutama menilai Bintan telah memenuhi seluruh persyaratan untuk menerima sertifikat Indonesia Care. Indikatornya bisa dilihat dari penerapan protokol kesehatan di sejumlah destinasi wisata, hotel, hingga restoran yang telah dilakukan secara maksimal.

"Saya yakin pariwisata Indonesia punya potensi lebih baik pasca pandemi Covid-19. Karena itu, salah satu kebutuhan utama pariwisata ke depan adalah pelaksanaan protokol kesehatan CHSE yang baik di destinasi wisata di Indonesia. Apalagi pariwisata Indonesia ke depan mengarah ke quality tourism," ungkap Wishnutama.

Pada kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pun mengapresiasi langkah Kemenparekraf yang mengusung kampanye Indonesia Care dalam mempromosikan protokol kesehatan di sektor pariwisata.

"Kampanye Indonesia Care ini sangat penting, terlebih Bintan merupakan salah satu daerah wisata yang sudah siap, dan berada dalam hub dekat dengan mancanegara. Tentunya Bintan dapat menjadi pengungkit sektor pariwisata Indonesia," ucapnya.

Menko Perekonomian Airlangga juga berharap program Indonesia Care akan terus digencarkan, sehingga lambat laun akan meningkatkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara untuk kembali berwisata ke Indonesia.

“Program ini diharapkan memberikan contoh baik, sehingga memberikan rasa aman bagi calon wisatawan untuk mau kembali bepergian dan berwisata,” tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini