Fotografer Ini Ungkap Lokasi Wisata Tersembunyi di Selatan Arab Saudi

Salman Mardira, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 549 2285428 fotografer-ini-ungkap-lokasi-wisata-tersembunyi-di-selatan-arab-saudi-e6ddOrrfzC.jpg Pemandangan di wilayah selatan Arab Saudi (Supplied/Arab News)

FOTOGRAFER Hassan Haroobi berhasil memperkenalkan spot-spot wisata tersembunyi di selatan wilayah Kerajaan Arab Saudi melalui karyanya. Sisi selatan Saudi memang memiliki keindahan alam pegunungan mempesona.

Kalau wilayah lain banyak gurun pasir dan gersang, wilayah selatan Arab Saudi tampak lebih hijau dengan pohon dan tumbuhan rendah.

Baca juga: Pesona Umluj, Maladewanya Arab Saudi

Hassan Haroobi mulai mengambil foto pada 2013. Ia memiliki hasrat fotografi sejak masa kecilnya. Setelah punya kamera, pria ini pun mengeksplore sisi selatan negaranya dan mengabadikan tiap keindahannya.

“Saya mendapatkan kamera pertama saya pada tahun 2013 dan daerah yang saya foto mencerminkan keindahan wilayah selatan Kerajaan kita tercinta, terutama di provinsi Harub di Jazan timur, 110 kilometer dari kota,” kata Haroobi seperti dilansir dari Arab News, Selasa (29/9/2020).

Ia telah mengambil banyak foto, termasuk salah satu bulan raksasa, dan foto siswa terkenal yang belakangan ini beredar di media sosial.

“Alam adalah keindahan ilahi yang mendorong kreativitas dan fotografi,” ujarnya.

Menurut Haroobi, setiap orang yang menyukai fotografi berusaha menangkap foto abadi untuk menunjukkan alam kepada seluruh dunia, baik itu tumbuhan, hewan, laut, tanah, air, atau udara.

“Inilah mengapa alam seperti harta yang diberikan oleh Tuhan untuk keuntungan manusia, dan alam adalah sumber kehidupan kita,” kata Haroobi.

“Dari alamlah orang mendapatkan sumber daya alam untuk memenuhi semua kebutuhan mereka. Dari alamlah mereka mengambil materi yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah sebabnya mengapa hidup ini seperti gudang besar untuk apa pun yang dibutuhkan manusia untuk hidup, mulai dari makanannya, dan diakhiri dengan hal-hal yang diproduksi dan digunakannya. Manusia adalah bagian penting dari alam dan merupakan perpanjangan dari itu. "

Haroobi berbagi pengalaman. Hal pertama yang perlu dipikirkan fotografer sebelum pergi mengambil gambar adalah "apa momen terbaik untuk mengambil foto yang luar biasa?"

“Ini sesuatu yang dianggap remeh, karena kita bisa mengambil foto kapan pun kita mau. Ya, ini tidak bertentangan dengan kenyataan; Namun semuanya memiliki momen yang sesuai sehingga dilakukan dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Dia mencatat bahwa fotografi adalah seni yang tersebar luas. Fotografer profesional, atau yang ingin menjadi satu, harus teratur dalam segala hal yang mereka lakukan, katanya, mulai dari perencanaan lokasi, persiapan kamera, dan memastikan peralatan yang cukup dan sesuai untuk setiap sesi foto.

Mengenai waktu terbaik untuk mengambil foto, Haroobi mengatakan "jam emas" sebelum matahari terbit atau terbenam itu sempurna, terutama untuk potret dan lanskap dengan cahaya yang halus dan mudah dikontrol.

Fotografi di Arab Saudi telah tersedia untuk semua orang melalui perangkat seluler modern, dan siapa pun dapat menjadi fotografer profesional, katanya.

“Fotografi tidak bergantung pada jenis kameranya; ini terutama tergantung pada visi dan persepsi fotografer tentang bagaimana dia mengambil gambar, apa yang akan dia fokuskan, dan bagaimana dia akan menjelaskan bagian tertentu sambil membuang bagian lain yang kurang penting, ”katanya.

Dia menunjukkan bahwa dengan mempertimbangkan kondisi dasar fotografi, bukan kamera itu sendiri, akan mengubah gambar dari gambar biasa menjadi gambar profesional.

“Meskipun menggunakan kamera profesional akan membuat foto lebih cemerlang dan profesional, itu tidak sendirian menghasilkan keindahan, karena bisa memberikan hasil yang lebih buruk daripada ponsel jika pengguna mengabaikan teknik fotografi,” kata Haroobi. “Karena ponsel dan kamera sederhana dirancang untuk membuat koreksi otomatis, dan ini persis seperti dalam melukis di mana keterampilan terletak pada pelukis dan bukan pena.”

Dia menyarankan fotografer dari kedua jenis kelamin untuk tidak pergi keluar dan mengambil gambar selama hari-hari hujan dan badai, terutama di pegunungan, karena wilayah selatan Kerajaan menyaksikan kondisi yang sulit dan mungkin berbahaya.

Fotografer juga menyerukan untuk meningkatkan investasi dalam seni fotografi dengan menyelenggarakan kompetisi untuk foto-foto terindah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini