Yuk, Terapkan 3P saat Berkunjung ke Lokasi Wisata yang Viral

Eka Putri Wahyuni, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 406 2286724 yuk-terapkan-3p-saat-berkunjung-ke-lokasi-wisata-yang-viral-vPA0dRdgap.JPG Ilustrasi (Foto: Instagram/@kemenparekraf.ri)

LOKASI wisata yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat atau viral memang akan membuat penasaran dan pastinya menjadi sangat menarik untuk dikunjungi. Terlebih lagi dengan adanya sosial media seperti saat ini.

Dengan adanya sosial media membantu para traveler menemukan tempat wisata serta memberikan sorotan bagi tempat-tempat wisata baru maupun tempat wisata yang kurang populer.

Dengan begitu, mengunggah tempat wisata ke jejaring sosial dapat menyebar luas dalam waktu singkat dan menjadi viral, sehingga membuat banyak orang penasaran dan tertarik untuk berkunjung ke tempat wisata tersebut.

Namun untuk berkunjung ke suatu tempat yang sedang viral dan ramai pengunjung, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Baca juga: Sejumlah Spot Foto Instagramable ala Bidadari di Malang, Serasa Ingin Terbang

Dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, @kemenparekraf.ri, terdapat syarat jika ingin pergi ke tempat yang sedang ramai atau viral, yaitu jaga kelestarian alam dan lingkungan dengan menerapkan 3P (People, Planet, Prosperity), dengan poin-poinnya sebagai berikut.

- Memilih destinasi wisata yang memiliki konsep berkelanjutan (sustainable tourism)

- Bertanggung jawab atas sampah pribadi

- Memberi produk dan makanan lokal

- Tidak merusak tumbuhan sekitar

Selain itu, para traveler juga harus patuh dengan protokol Covid-19 saat berwisata, seperti berwisata ke objek wisata setempat, pastikan tubuh dalam keadaan sehat, jaga jarak minimal satu meter, menggunakan masker serta hand sanitizer, dan membersihkan tubuh dengan mandi dan berganti pakaian sesampainya di rumah.

Tak masalah jika ingin berkunjung ke tempat yang sedang viral, yang terpenting selalu menaati aturan dan mendukung konsep sustainable tourism.

Sustainable tourism berarti kegiatan pariwisata yang memperhatikan 3P (People, Planet, dan Prosperity) yang menghormati masyarakat setempat, kearifan lokal, maupun warisan budaya. Sustainable tourism juga menggunakan strategi pariwisata berkelanjutan yang memberikan dampak positif tidak hanya dari segi ekonomi lokal tetapi juga lingkungan,” tulis akun kemenparekraf.ri.

Ada sejumlah desa wisata dengan konsep sustainable, yaitu Desa Wisata Pemuteran dan Penglipuran di Bali, serta Desa Wisata Nglanggeran dan Pentingsari di Yogyakarta.

Desa wisata merupakan sebuah kawasan pedesaan yang memiliki keunikan dan karakteristik khusus untuk menjadi destinasi wisata. Jika lokasi desa wisata tersebut terlalu jauh bagi Anda, maka Anda bisa mulai dengan menghidupkan pariwisata lokal di daerah Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini