Mampir ke Museum Batik yang Punya Koleksi 600 Jenis

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 408 2286956 mampir-ke-museum-batik-yang-punya-koleksi-600-jenis-TmX2s8DvBd.jpg Museum Batik Danar Hadi. (Foto: Okezone)

SETIAP 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Di Solo, Jawa tengah, ada Museum Batik yang bisa Anda singgahi

Jika Anda salah satu penggemar batik, saat ke Solo harus berkunjung ke salah satu museum pribadi batik terbesar di Asia Tenggara. Namanya Museum Batik Danar Hadi, yang terletak di jalan Brigjen, Slamet Riyadi 261.

Museum ini didirikan seorang pengusaha batik, yaitu Santoso Doellah. Setelah sukses merintis usaha dan mendedikasikan diri terhadap batik Indonesia sejak 1967, Santoso mendirikan museum pada 20 Oktober 2000.

Baca Juga: Begini Prosedur Registrasi Pendakian Gunung Semeru

batik

Asisten Manager Museum Batik Danar Hadi Asti Suryo Astuti mengatakan, museum tersebut ini bukan hanya untuk memamerkan koleksi batik sang pemilik, namun untuk misi melestarikan batik. Selain itu, lokasi ini juga menjadi sarana pendidikan batik yang harus dilestarikan

"Museum ini adalah museum pribadi yang dibangun secara tematik. Jadi, tema yang dipamerkan dalam museum ini berdasarkan apa yang dialami Pak Santoso," ujarnya di Museum Batik Danar Hadi, Surakarta, beberapa waktu lalu.

Nama Danar Hadi sendiri, diambil dari nama istri sang pemilik yaitu Danarsih. Hadi merupakan nama sang mertua Santoso.

"Jadi, karena Pak Santoso menghormati isteri dan mertuanya, maka tercetuslah nama Danar Hadi sebagai nama perusahaan batik," bebernya.

Museum Danar Hadi menampilkan 600 helai batik kuno yang disimpan di 11 ruangan. Mulai dari ruangan koleksi batik Belanda, Keraton, Indonesia, Cina, India, Soga Genes, hingga ruangan khusus seperti ruang pribadi Danar Hadi, Memorabilia, Adi Karya, dan Galeri Souvenir yang menjual batik produksi Danar Hadi.

Museum ini buka setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 16.30 WIB. Namun pada Peringatan 17 Agustus dan Hari Raya Islam museum tutup.

Tiket masuk dijual Rp25 ribu untuk umum, Rp15 ribu untuk mahasiswa atau pelajar. Menarik bukan?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini