Mengenal Wisata Wellness yang Sedang Dikembangkan Pemerintah di Tengah Covid-19

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 03 Oktober 2020 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 406 2287555 mengenal-wisata-wellness-yang-sedang-dikembangkan-pemerintah-di-tengah-covid-19-F0Oga4GdJ8.jpg Nusa Penida, Bali (Freepik)

WELLNESS tourism atau wisata minat khusus diprediksi akan booming di tengah pandemi Covid-19. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sedang gencar mengembangkan konsep wisata ini.

Wisata wellness sebetulnya telah dikembangkan sejak tahun 2012, namun belum optimal dilakukan. Sekarang, pemerintah bertekat mengembangkan lagi seiring berubahnya tren wisata akibat wabah virus corona.

Melansir laman perfectgym.com, Jumat (2/10/2020), definisi wisata wellness sejatinya telah mengalami pergeseran. Saat ini, wisata wellness berkaitan erat dengan gaya hidup sehat.

Contohnya, alih-alih berolahraga di gym atau tempat fitness, wellness sekarang diartikan sebagai aktivitas leisure atau waktu luang untuk melatih dan menjaga kesehatan mental, termasuk di dalamnya melakukan kegiatan traveling.

 Baca juga: Kemenparekraf Kembangkan Wisata Wellness di Tengah Corona

Fakta lain menyebutkan bahwa pergerakkan wisatawan yang meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir (dengan total 1.19 triliun traveler), juga menjadi salah satu faktor munculnya konsep wisata wellness. Kehadiran wisata wellness terbukti menjadi alternatif yang semakin diburu wisatawan. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini.

Orang-orang cenderung beralih dari wisata konvensional ke konsep wisata yang mengedepankan nilai-nilai relaksasi serta rekreasi, untuk menenangkan pikiran sekaligus meningkatkan kondisi kesehatan tubuh mereka.

Data yang dilampirkan Perfectgym mencatat bahwa nilai pertumbuhan industri wellness sendiri berhasil menyentuh angka Rp9,5 triliun pada 2018. Tren positif ini akhirnya membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan kebugaran untuk turut serta mendorong perkembangan wisata wellness.

Baca juga: Pengembangan Wisata Wellness Harus Berdayakan Masyarakat Lokal

Sebagian di antaranya bahkan membangun hotel hingga destinasi khusus yang menyediakan berbagai fasilitas dan aktivitas untuk menunjang kegiatan wisata wellness.

Konsep tradisional dari wisata wellness

Berwisata untuk meningkatkan kesehatan tubuh sebetulnya bukan konsep yang baru. Pada dasarnya, traveling atau liburan memang kerap dilakukan banyak orang untuk melepas rasa penat dari rutinitas sehari-hari.

Konsep ini kemudian berkembang, dan mulai dimanfaatkan oleh sejumlah negara untuk menggodok konsep wisata baru dengan mengedepankan nilai-nilai kebugaran dan wellness.

Contohnya di negara-negara timur seperti Indonesia. Wisata wellness difokuskan pada aktivitas meditasi seperti yoga di tempat-tempat yang sakral.

Sementara di beberapa negara termasuk Thailand dan Jepang, wisata wellness yang ditawarkan lebih berfokus pada aktivitas olahraga atletik. Mulai dari Muay Thai atau Jiu Jitsu camp, hingga berselancar.

Alternatif lain, wisata wellness kerap diasosiasikan dengan destinasi-destinasi yang memang menawarkan berbagai pilihan aktivitas kebugaran bernuansa alam. Seperti hiking, trekking, dan panjat tebing, aktivitas ini sangat popular di negara yang menjual paket wisata wellness.

Seiring berjalannya waktu, konsep wisata wellness pun berkembang mengikuti nuansa geografis dan budaya dari masing-masing negara. Kombinasi inilah yang kemudian menciptakan pengalaman otentik yang sangat disukai oleh wisatawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini