Main ke Kulonprogo, Jangan Lupa Mampir ke Galeri Sembung Batik

Chotimah, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 408 2287305 main-ke-kulonprogo-jangan-lupa-mampir-ke-galeri-sembung-batik-ZmdyLLSu3O.jpg Kain batik (Foto: Goodnews)

HARI batik nasional jatuh pada hari ini Jumat (2/10/2020), setelah UNESCO menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi pada 2 Oktober 2009 silam atau tepat 11 tahun silam.

Pulau Jawa dikenal sebagai salah satu perajin batik terbesar di Indonesia. Seperti perajin batik di Dusun Sembungan, Kapandewan Lendah, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta.

Bisnis batik di sana sebenarnya sempat terpuruk imbas pandemi Covid-19. Namun, sejumlah perajin batik di Dusun Sembungan Kapandewan Lendah kini mulai menggeliat.

Setelah sempat merumahkan karyawannya, kini perajin mulai menerima orderan batik. Geliat usaha para perajin batik ini mendapat dukungan dari pemkab setempat.

Baca juga: Selamat Hari Batik Nasional! Intip 4 Museum Batik di Indonesia

Pemilik Sembung Batik, Bayu Permadi mengatakan, di masa awal pandemi penjualan batik sempat anjlok hingga menyisakan 20 persen penjualan saja. Hal ini dikarenakan masa pandemi masyarakat lebih memilih menyampingkan kebutuhan sandang dan memilih untuk mengamankan kebutuhan pangan.

"Di awal PSBB di Jogja kami sempat merumahkan karyawan selama dua minggu," ungkap Bayu, dikutip dari channel YouTube, MNCTV.

Kini seiring mulai pulihnya aktivitas warga di masa pandemi, kebutuhan sandang mulai kembali dilirik. Para pembeli dan pesanan batik dari berbagai kota mulai berdatangan baik dari dalam kota maupun luar kota.

Motif batik di sini sangat beragam. Pengunjung bisa memilih motif batik yang menjadi favoritnya. Tak hanya memborong batik, pengunjung bahkan bisa melihat proses membatik langsung dari ahlinya.

Sementara itu, seorang konsumen, Shinta Melodia mengaku mengetahui Sembung Batik dari media sosial. Sehingga dia bersama rekannya berkunjung ke tempat Sembung Batik milik Bayu Permadi.

"Kami lihat dari instagram awalnya kok lucu-lucu, habis itu coba kontak tanya tempatnya terus datang. Ternyata, enggak nyangka banget sih benar-benar bisa lihat. Enggak cuma bisa beli aja, selain itu kita juga bisa lihat prosesnya. Menarik banget sih," kata Shinta.

Sementara itu, untuk mendukung kebangkitan para pelaku kerajinan batik, Pemkab Kulonprogo mengeluarkan peraturan bupati yang mengharuskan seluruh siswa dari tingkat dasar hingga tingkat atas agar mengenakan seragam khusus bermotif gebleg renteng yakni motif batik khas Kulonprogo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini