Kunjungi Museum Batik Yogyakarta, Traveler Bisa Pelajari Motif Batik Klasik

Wiji Adinda Putri, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 408 2287319 kunjungi-museum-batik-yogyakarta-traveler-bisa-pelajari-motif-batik-klasik-iIehhqkWjo.jpg Museum Batik Yogyakarta (Instagram @naura_tourtravel)

HARI Batik Nasional yang diperingati tiap 2 Oktober, menjadi momentum untuk melestarikan batik sebagai budaya Indonesia yang sudah diakui sebagai warisan dunia nonbenda oleh UNESCO. Indonesia memiliki sejumlah tempat wisata batik.

Kampung batik dan museum batik ada di beberapa daerah, salah satunya di Yogyakarta yang dinobatkan sebagai Kota Batik oleh WWC pada 2014.

Baca juga:  Hari Batik Nasional, Mengenal Kampung Batik Palbatu Jakarta 

Museum Batik Yogyakarta dididirikan oleh Hadi Nugroho dan R. Ng. Jumima Dewi Sukaningsih. Diresmikan pada 1979, Museum Batik di Jalan Dr. Sutomo 13A Yogyakarta ini merupakan pertama dan yang terlengkap dalam upaya preservasi batik.

Melansir dari museumbatik.com, Jumat (2/10/2020), Museum Batik Yogyakarta didirikan atas kegelisahan Hadi Nugroho melihat perubahan batik pada era 60-an setelah gempuran teknik printing dalam industri tekstil yang memangkas banyak kaedah seni membatik.

Sesuai dengan visi misinya yaitu melestarikan teknik dan pengetahuan mengenai batik, dan mendokumentasikan atas motif-motif batik yang ada, maka di Museum Batik Yogyakarta pun menyajikan pelatihan pembuatan batik bagi para pengunjung yang ingin mempelajarinya.

Pada 2015, Yayasan dan Staff Harian Museum Batik Yogyakarta mengembangkan kembali kiprah budaya membatik dengan membentuk salah satu program Batik Inc untuk meningkatkan kelas membatik.

“Nantinya selain dapat belajar teknik membatik juga dapat mempelajari motif-motif kuno sebagai upaya pelestarian motif batik klasik Indonesia,” kata Lieke S. Kuncoro, staf harian Museum Batik Yogyakarta.

Pengunjung bisa belajar sejarah, jenis dan kekayaan seni batik di Museum Batik Yogyakarta. Bisa juga mempelajari cara membuat motif batik dari berbagai daerah. Di sini juga disediakan cinderamata bernuansa batik sebagai oleh-oleh.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini