Hari Batik Nasional, Yuk Jelajahi 4 Kampung Batik di Indonesia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 408 2287336 hari-batik-nasional-yuk-jelajahi-4-kampung-batik-di-indonesia-0oBh78y06H.jpg Kawasan Batik Trusmi, Cirebon, Jawa Barat (Foto Nur Hidayat/cirebonarzatour.com)

DAYA tarik wisata Indonesia tak melulu soal panorama alam yang memesona. Kekayaan budayanya pun sangat menarik untuk dieksplorasi. Sebut saja batik.

Kain tradisional asli Indonesia ini bahkan sudah menjadi salah satu identitas bangsa. Tak hanya itu, batik juga telah dinobatkan sebagai warisan budaya dunia nonbenda oleh UNESCO.

Baca juga: Selamat Hari Batik Nasional! Intip 4 Museum Batik di Indonesia

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mendalami sejarah batik di Indonesia, berikut Okezone rangkumkan 4 destinasi wisata batik yang bisa Anda sambangi.

Kampoeng Batik Palbatu di Jakarta

Jakarta ternyata punya destinasi wisata batik yang tidak kalah menariknya lho dengan destinasi lain. Namanya Kampoeng Batik Palbatu.

Selain menikmati hasil karya pembatik setempat, di tempat ini wisatawan juga bisa belajar membatik yang dipandu khusus oleh mentor yang ahli di bidangnya. Fakta menarik lainnya, Kampoeng Batik Palbatu juga pernah mendapatkan dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia lho, Okezoners.

Mereka mendapatkan penghargaan untuk rekor jalan terpanjang motif batik mencapai 133,9 meter dan sebagai kampung dengan dinding motif batik terbanyak di Indonesia.

Bila ada kesempatan, yuk berkunjung ke Kampoeng Batik Palbatu yang berlokasi di Jl. Palbatu 4 No.17, Menteng Dalam, Tebet, Kota Jakarta Selatan.

Kampung Batik Trusmi, Cirebon, Jawa Barat

Buat pencinta motif megamendung, pasti sudah tidak asing lagi dengan keunikan batik khas Cirebon ini. Nah, bila tertarik melihat proses pembuatannya, Anda bisa berkunjung ke Kampung Batik Trusmi Jl Syekh Datul Kahfi, Weru Kidul, Cirebon.

Kampung Batik Trusmi ini sudah menjadi sentranya wisata batik yang ada di Cirebon, dan identik dengan corak awan yang melengkung pada bagian ujungnya alias megamendung. Konsistensi motif ini menjadikan megamendung sebagai motif yang khas dari Kampung Batik Trusmi.

Selain itu, ada satu lagi motif batik yang premium yaitu batik tulis Paksinaga Liman. Motif batik ini terinspirasi dari kereta kencana Keraton Kasepuhan.

Paksi memiliki arti sebagai garuda, sementara naga berarti ular, dan liman adalah gajah. Jadi ketika digabungkan, ketiga hewan ini memberi padu padan motif yang melambangkan kekuatan Kerajaan Cirebon.

Kampung Batik Kauman, Solo, Jawa Tengah

Jawa Tengah memang dikenal sebagai salah satu pusat batik di Indonesia. Sebut saja Kota Surakarta (Solo). Di sini, wisatawan dapat berkunjung ke Kampung Batik Kauman untuk menggali informasi seputar keunikan batik khas Solo.

ilustrasi

(Foto IG @explorekampungbatikkau)

Di Kauman sendiri terdapat tiga jenis batik yang berbeda-beda yakni, batik tulis bermotif pakem, batik cap, dan batik kombinasi batik tulis dan batik cap.

Mengutip situs resmi Kemenparekraf, Jumat (2/10/2020), Kampung Batik Kauman dahulunya merupakan pemukiman para abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta yang mempertahankan tradisi dengan cara membatik.

Kampung Batik Kauman menawarkan keunikan yakni pengunjung dan penjual batik dapat berinteraksi secara langsung dengan mengunjungi rumah industri batik. Selain itu, pengunjung juga bisa melihat proses produksi batik dan belajar membatik secara langsung.

Bila tertarik berkunjung, Kampung Batik Kauman terletak di Jl. Cakra, Kauman, Pasar. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Kampung Batik Tulis Giriloyo, Yogyakarta

Bergeser sedikit ke Yogyakarta, di tempat ini ada destinasi wisata batik yang juga wajib Anda kunjungi yakni, Kampung Batik Tulis Giriloyo Yogya. Lokasinya berada di Jl. Imogiri Timur km 14, Gazebo Wisata Giriloyo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lantas apa saja keunikannya?

Di sini wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan 12 kelompok pembatik yang konon memiliki kemampuan secara turun-temurun. Batik Giriloyo sendiri dilaporkan sudah ada sejak awal abad 17 dan masih terus dilestarikan hingga saat ini.

Salah satu motif batik Griloyo yang cukup terkenal adalah motif khas Matraman dan menggunakan kualitas katun terbaik. Proses pengerjaannya kurang lebih memakan waktu satu bulan.

Selain katun, para pembatik di Kampung Batik Giriloyo juga mengukir motif-motif batik di atas kain sutra lho, Okezoners! Anda pun bisa ikut belajar membatik dengan mereka. Seru banget!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini