Wisata Api Abadi Mrapen Padam, Ganjar Pranowo Duga Ini Penyebabnya

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 06 Oktober 2020 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 406 2289089 wisata-api-abadi-mrapen-padam-ganjar-pranowo-duga-ini-penyebabnya-m8O9tLrh3R.jpg Api Abadi Mrapen. (Foto: Instagram/@apiabadimrapen)

PADAMNYA Api Abadi Mrapen di Grobogan, Jawa Tengah masih dicari tahu penyebabnya. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun membeberkan dugaan penyebab bersama dengan Dinas ESDM setempat.

Api Abadi Mrapen yang menjadi objek wisata di Desa Manggarmas Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan Jawa Tengah ini pun membuat masyarakat penasaran. Muncul dugaan adanya aksi pengeboran ilegal, yang menyebabkan padamnya Api Abadi Mrapen.

Baca Juga: Kimberly Ryder Ajak Anak Suami Staycation Mewah di Bali

api abadi

"Ada beberapa potensi kemungkinan, apakah memang karena cadangan gasnya habis atau ada kebocoran akibat di daerah situ ada yang melakukan aktivitas pengeboran. Sedang kami dalami," kata Ganjar Pranowo, Selasa (6/10/2020).

Dia pun mengatakan sudah menerjunkan tim dari Dinas ESDM untuk melakukan pengecekan. Hingga kini, ada dua indikasi yang menyebabkan padamnya api abadi Mrapen, yakni karena gasnya habis atau aktivitas pengeboran di sekitarnya.

Namun secara keseluruhan, sampai saat ini tidak ada izin resmi tentang pengeboran di sekitar api abadi Mrapen. Sehingga jika terjadi aktivitas pengeboran yang tidak resmi, maka dirinya memerintahkan untuk melakukan pengecekan.

"Kalau ada pengeboran ilegal, ya ditindak lah. Makanya ESDM sekarang sedang bekerja, apakah betul-betul karena cadangan habis, atau karena dibor disebelahnya, kemudian gasnya bocor," tegasnya.

Selain menyelidiki penyebab matinya api abadi Mrapen, Ganjar meminta tim yang diterjunkan itu untuk mencari kemungkinan penyelamatan. Jika memang terjadi kebocoran gas, maka dia meminta lubang itu ditutup agar Api Abadi Mrapen bisa hidup kembali.

"Atau kalau tidak bisa, ya mungkin ada rekayasa engineering yang bisa dilakukan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, api abadi yang biasa digunakan untuk sumber api obor sejumlah even olahraga nasional maupun internasional ini padam sejak 25 September 2020. Menurut keterangan Kasi Energi Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan, Sinung Sugeng Arianto, sebelum api abadi Mrapen padam, sempat ada semburan air bercampur gas saat pengeboran sumur yang berlokasi tak jauh dari Mrapen.

Meski semburan air bercampur gas itu telah ditutup, namun air dan gas masih merembes dari pengeboran itu. Kini pemerintah setempat juga berupaya segera menyalakan Api Abadi Mrapen agar bisa dikunjungi lagi oleh wisatawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini