Dear Traveler, Ini 5 Kota Terbersih di Dunia

Ilham Rachmatullah, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 408 2289992 dear-traveler-ini-5-kota-terbersih-di-dunia-VSr5uP6qIo.jpg Copenhagen, Denmark (Shutterstock)

MENGHIRUP udara segar dan bersih adalah dambaan bagi semua orang. Bukan saja menyegarkan pernapasan, manfaat udara bersih untuk kesehatan fisik dan mental juga sangat banyak.

Laporan Komite Lingkungan dari Forum Masyarakat Pernapasan Internasional (FIRS) merinci beberaapa bukti mengenai kualitas udara dan kesehatan manusia.

Baca juga: Bendung Lepen Wisata Baru di Yogya, Tawarkan Sensasi Bermain dengan Ikan

Secara keseluruhan menyimpulkan orang dapat menuai manfaat ketika polusi udara berkurang bahkan hilang seperti misalnya, serangan penyakit asma yang lebih sedikit, resiko serangan jantung dan stroke yang lebih rendah, menurunkan resiko penyakit kronis, hingga usia harapan hidup yang lebih lama.

Baca juga: Deretan Sarapan Termahal di Dunia, Nomor 5 Harganya Capai Rp3,3 Miliar

Setiap tahun, Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan polusi udara membunuh sekitar 7 juta orang di seluruh dunia. Tetapi negara-negara tertentu membuat langkah besar dalam mengekang polusi udara, mengurangi emisi karbon, dan menjadikan kebijakan ramah lingkungan sebagai prioritas.

Banyak dari kota-kota ini berada di peringkat Quality of Life perusahaan konsultan Mercer, yang menilai berbagai kota berdasarkan sejumlah masalah bagi penduduknya. Pemeringkatan untuk kota bersih didasarkan pada banyak faktor, seperti pembuangan sampah, ketersediaan dan kelayakan air minum, kualitas sistem pembuangan limbah, kemacetan lalu lintas, dan polusi udara.

Melansir dari World Atlas, Rabu (7/10/2020), berikut 5 kota terbersih di dunia versi Mercer yang tentu saja nyaman dikunjungi :

Calgary, Kanada

Calgary merupakan sebuah kota di provinsi Alberta, Kanada yang merupakan ibu kota minyak di negara tersebut dan juga secara konsisten mendapat peringkat sebagai salah satu kota terbersih di dunia. Kota ini menduduki peringkat nomor satu secara keseluruhan dalam daftar Mercer 2014 untuk kota terbersih.

Calgary memberlakukan denda bagi orang yang menjatuhkan puntung rokok atau membuang sampah ke luar jendela mobil. Langkah penghijauan Provinsi Alberta “Too Good to Waste” dimulai pada tahun 2007, merupakan program yang bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Kota Calgary memiliki badan amal lingkungan yang bernama Green Calgary, bertujuan mempromosikan gaya hidup yang lebih hijau. Misalnya, organisasi menawarkan tip tentang cara mengemas makan siang tanpa sampah. Pada 2025, Calgary bermaksud mengurangi limbah TPA hingga 70%.

Copenhagen, Denmark

Kopenhagen dianggap sebagai salah satu kota terhijau di dunia. Pemerintah telah berinvestasi dalam menjaga kualitas air dan mengurangi polusi udara dan air. Air di sekitar pelabuhan sangat bersih sehingga orang bisa berenang tanpa takut akan polutan.

Kota ini juga memiliki banyak tindakan untuk mengurangi membuang sampah sembarangan dan inisiatif untuk pengelolaan sampah dan daur ulang. Penduduk juga menerima upaya kota dalam keberlanjutan. Bus berubah menjadi listrik sementara lebih banyak jalan didedikasikan untuk bersepeda. Pemerintah juga berencana menjadikan kota ini netral karbon pada tahun 2025.

Singapura

Singapura adalah salah satu kota terbersih di Asia dan memiliki salah satu pedoman kebersihan paling ketat. Misalnya, pemerintah bisa menagih orang karena meludah di tempat umum. Singapura juga memiliki undang-undang anti-buang sampah sembarangan yang membawa denda hingga sekitar SGD300 (217 dollar Amerika Serikat) untuk pelanggaran pertama, dan hingga SGD1.000 (730 dollar AS) untuk pelanggar berulang.

ilustrasi

Singapura juga memberlakukan pajak yang berat pada pemilik mobil untuk mencegah banyak orang membeli kendaraan. Misalnya, sebuah mobil dapat dikenakan pajak setidaknya 100% dari nilai pasar terbukanya.

Hasilnya, hanya sekitar 15% orang Singapura yang memiliki mobil, menjadikannya salah satu kota terhijau di Asia. Selama 50 tahun terakhir, Singapura telah meluncurkan beberapa kampanye untuk membantu membersihkan kota, seperti Hari Menanam Pohon tahunan, kampanye Jaga Air Kita Bersih, dan kampanye Jaga Kebersihan Toilet. Pada tahun 1977, ada pembersihan besar-besaran sungai kota. Sekarang sudah cukup bersih untuk digunakan sebagai air minum.

Honolulu, Hawaii

Honolulu di negara bagian Hawaii, Amerika Serikat memiliki sangat sedikit industri pencemaran lingkungan. Laporan Status Udara Asosiasi Paru-Paru Amerika tahun 2018 menemukan bahwa Hawaii terus memiliki kualitas udara terbaik di AS.

Honolulu memiliki nol hari polusi ozon tinggi atau partikel tinggi dan juga salah satu tingkat partikel terendah sepanjang tahun. Juga pada tahun 2018, Mercer menempatkan Honolulu sebagai kota sanitasi nomor satu di dunia. Peringkat ini melihat sistem pembuangan limbah dan pembuangan limbah kota, tingkat penyakit menular, polusi udara, serta ketersediaan dan kualitas air.

Helsinki, Finlandia

Warga Helsinki berkomitmen untuk melestarikan lingkungan dan mencegah membuang sampah sembarangan. Pemerintah telah merancang sistem pemanas yang rumit dan hemat energi yang membantu mengurangi konsumsi listrik. Mereka juga melakukan perbaikan signifikan untuk menjadikan kota ini ramah lingkungan.

ilustrasi

Helsinki (Shutterstock)

Penduduk setempat menerima sentimen ini dengan menukar mobil mereka dengan sepeda. Helsinki memiliki sekitar 2.400 mil jalur yang didedikasikan untuk pengendara sepeda. Pemerintah kota juga menargetkan kepemilikan kendaraan bermotor menjadi usang pada tahun 2025.

Helsinki memiliki udara terbersih di dunia, meskipun itu adalah kota terbesar di Finlandia. Airnya juga sangat bersih sehingga bisa langsung diminum dari keran. Kota ini berencana untuk menjadi netral karbon pada tahun 2035.

Mereka memiliki rencana terperinci yang mencakup cara-cara untuk mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan regenerasi energi terbarukan di tempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini