Detik-Detik Pembukaan Peti Mati Kuno Berusia 2.500 Tahun di Mesir

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 08 Oktober 2020 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 406 2290400 detik-detik-pembukaan-peti-mati-kuno-berusia-2-500-tahun-di-mesir-gmn81MX1Wd.jpg Peti mati berusia 2.500 tahun di Mesir dibuka ke publik untuk pertama kali (Twitter @VisuallySt)

SEKELOMPOK arkeolog Mesir akhirnya mengungkapkan tipe-tipe mumi kuno ke publik. Disaksikan oleh puluhan audiens, mereka membuka segel pertama dari 59 peti mati kayu kuno yang ditemukan awal tahun ini.

Melansir NDTV, Kamis (8/10/2020), sarkofagus atau peti mati itu ditemukan di kuburan Saqqara yang terletak di ibu kota Mesir kuno, Memphis. Kondisinya dilaporkan masih sangat baik ketika para arkeolog menemukannya di dalam sebuah lubang pemakaman.

Baca juga: Wisata "Horor" di Kampung Uwentira, Banyak Cerita Bikin Bulu Kuduk Merinding

Mereka pun menduga bahwa peti mati ini berisikan jenazah dari kaum bangsawan Mesir seperti pendeta dan tokoh-tokoh penting lainnya. Pada Sabtu 3 Oktober 2020, salah satu peti mati dibuka untuk pertama kalinya sejak disegel sekitar 2.500 tahun lalu.

Menilik video yang beredar di media sosial, pembukaan peti mati kuno ini dipandu langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir. Video tersebut sempat viral dan menyita perhatian dunia karena benar-benar menampilkan sesosok mumi yang masih terbungkus kain berwarna hitam dengan motif-motif khas Mesir kuno.

Baca juga: Deretan Sarapan Termahal di Dunia, Nomor 5 Harganya Capai Rp3,3 Miliar

Sayangnya, tindakan ini justru menuai pro dan kontra di sejumlah kalangan. Sebagian besar menyayangkan kegiatan tersebut dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Tak sedikit pula yang berasumsi bahwa membuka peti mati kuno justru dapat mendatangkan malapetaka.

Menurut mitos yang beredar, membongkar makam mumi bisa menyebabkan bencana besar dan kutukan yang berujung pada kematian. Informasi ini sempat diulas secara komprehensif oleh National Geographic.

“Saya selalu bertanya-tanya, ketika membuka sesuatu seperti ini (peti mati) apakah benda itu mengandung virus atau kuman yang mungkin tidak dapat ditangkal oleh sistem kekabalan tubuh mansuia moderna?,” tulis seorang netizen.

“Kalian tidak bisa menunggu beberapa bulan lagi untuk membukanya? Sekarang bukan waktu yang tepat,” tulis yang lain.

Sebelumnya, tim arkeolog Mesir mengumumkan temuan 13 peti mati kuno di area Saqqara.

Tak selang beberapa lama, mereka berhasil melacak 14 peti mati lainnya di area yang sama. Sehingga bila ditotalkan, jumlahnya mencapai 59 peti mati.

Seluruh peti mati itu rencananya akan dipindahkan ke Grand Egyptian Museum di Giza untuk dipajang.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini