Pelaku Usaha Perhotelan Optimis Industri Pariwisata Kembali Bangkit

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 08 Oktober 2020 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 406 2290483 pelaku-usaha-perhotelan-optimis-industri-pariwisata-kembali-bangkit-o0KiOnqEUN.JPG Room hotel (Foto: RedDoorz)

PERLAHAN tapi pasti, sektor pariwisata Indonesia mulai bangkit dari keterpurukan setelah terdampak pandemi virus corona alias Covid-19. Meski kondisi saat ini masih belum stabil, setidaknya sudah ada peningkatan jumlah okupansi yang dilaporkan para pengusaha bisnis perhotelan.

Seperti yang disampaikan Country Marketing Director RedDoorz, Sandy Maulana. Dia mengatakan, dalam beberapa minggu terakhir, pihaknya telah mencatat peningkatan dalam pemesanan kamar hingga 40 persen dibanding saat awal pandemi Covid-19.

"Pengetatan kembali PSBB sedikit memberikan pengaruh terhadap pemesanan kamar di hari-hari biasa. Namun pada akhir pekan lalu kami melihat ada peningkatan pemesanan kamar hingga 20 persen dibanding minggu pertama PSBB dijalankan kembali," kata Sandy dalam siaran pers yang diterima Okezone di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Baca juga: Liburan ke Bali? Yuk, Cobain Wisata Kopi Luwak di Tegallalang

Sandy menambahkan, berdasarkan analisa timnya, peningkatan ini terjadi karena masyarakat membutuhkan suasana baru selama masa PSBB di Jakarta. Terutama bagi mereka yang ingin melepas penat saat menjalani WFH.

Alhasil, konsep wisata staycation pun kini banyak digandrungi masyarakat terutama bagi warga ibu kota. Mereka cenderung memilih staycation di luar Jabodetabek.

"Namun, tentunya mereka tetap memerhatikan higienitas serta kebersihan dari akomodasi tersebut. Peningkatan ini tentunya tidak lepas dari program HygienePass yang RedDoorz miliki, dalam memberikan jaminan kebersihan, sanitasi serta higienitas akomodasi kami yang sudah tersertifikasi oleh ahlinya," ungkap Shandy.

Hal inilah yang membuat RedDoorz percaya diri menyelenggarakan promo akhir pekan besar-besaran, SHOCKTOBER 10.10 pada 10 Oktober 2020. RedDoorz menawarkan potongan harga 40 persen serta tambahan gratis menginap satu hari di akomodasi RedDoorz, untuk periode booking hingga 31 Oktober 2020.

Selain itu, RedDoorz memiliki program flexi booking, di mana pengguna dapat mengubah jadwal menginap tanpa dipungut biaya administrasi, jika melakukan perubahan jadwal maksimal 24 jam sebelum jadwal menginap.

Selain program promo SHOCKTOBER 10.10, RedDoorz juga menghadirkan campaign #Ngehaluseru. Campaign ini bertujuan untuk melampiaskan hasrat berwisata walau hanya dengan imajinasi di social media.

"Kami ingin menumbuhkan kembali semangat masyarakat Indonesia untuk berwisata, karena kami percaya industri pariwisata Indonesia akan pulih,” ujar Sandy.

Campaign yang dijalankan RedDoorz pada bulan ini, bukan untuk mengajak masyarakat keluar rumah dan berwisata. Namun, berusaha menjawab kebutuhan masyarakat akan akomodasi/penginapan dengan harga terjangkau di tengah pandemi Covid-19, seraya menumbuhkan kembali optimisme masyarakat untuk melakukan wisata sehat.

"Kami juga senantiasa mengimbau pengguna untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah guna menekan penyebaran virus Covid-19 ini," tandas Shandy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini