Tur Virtual Dianggap Jadi Cara Promosi Wisata Paling Manjur

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 09 Oktober 2020 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 406 2290694 tur-virtual-dianggap-jadi-cara-promosi-wisata-paling-manjur-liJsLluFxf.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PANDEMI Covid-19 berimbas pada sektor pariwisata di Indonesia. Karena traveler harus di rumah saja, maka tur virtual menjadi cara baru untuk menjelajahi Indonesia.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun mengajak wisatawan untuk liburan dari rumah dengan cara menyenangkan. Walau mengikuti tur virtual, traveler bisa tetap mengeksplor daerah wisata dengan keseruan yang unik.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengatakan, sektor pariwisata paling berdampak pada masa pendemi Covid-19. Karena itu, memerlukan upaya luar biasa untuk bangkit kembali.

"Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), membuat minat masyarakat untuk berkegiatan virtual semakin tinggi. Dengan adanya pandemi ruang gerak terbatas, maka digitalissi dengan sangat cepat, lebih cepat dari apa yang kita kira," ucapnya saat Webinar Tur Virtual Online Xperience, Rabu 8 Oktober 2020.

Baca Juga: Jajal Nasi Kuning Terenak di Bandung, Rasanya Worth It

wisnutama

Wishnutama meminta para pelaku wisata harus kreatif untuk membuat konten pariwisata menarik. Wishnutama juga mensinergikan industri wisata, khususnya pramuwisata hingga creative market, agar membuat traveler senang ikut tur virtual.

"Kami memberikan pilihan pada wisatawan, yang sudah jenuh di tengah pandemi, maka masyarakat manfaatkan teknologi untuk menjelajahi nusantara," tambahnya.

 

Wishnutama mengatakan, tur virtual bisa diikuti oleh berbagai kalangan traveler, baik itu dari nusantara atau mancanegara. Inilah waktu yang tepat untuk mengenalkan pariwisata Indonesia lebih jauh lagi.

Karena itu, Wishnutama berharap tur virtual menjadi salah satu cara promosi pariwisata Indonesia. Lalu menciptakan sistem ekonomi digital dan membangkitkan kehidupan pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

"Saya harap kolaborasi teknologi dan ekonomi kreatif bisa menjadikan Indonesia top of mind untuk wisatawan dan bisa dipertahankan sebagai sebuah solusi pariwisata Indonesia," tambahnya.

Ditambahkan Perwakilan Traveloka Xperience Terry Santoso, Indonesia kaya akan destinasi wisata yang bisa dijelajahi virtual di masa pandemi. Dari mulai Bali, Nusa Tenggara Timur, hingga Nusa Tenggara Barat.

Meskipun tur virtual, menurut Terry, tidak menggantikan pengalaman liburan seperti saat berada di destinasi wisata secara nyata. Setiap traveler pun bisa tetap interaktif dengan pramuwisata.

"Misalnya kita ikut tur virtual ke Bali, bisa mengenal Bali sampai ke kecamatan dan kabupaten secara eksklusif dan interaktif. Dari tur virtual kita juga banyak belajar tentang kearifan lokal, jadi tetap seru dan tidak menggantikan pengalaman liburan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini