Taman Wisata Sumaru Endo Minahasa Sambut Traveler di Era Corona

Subhan Sabu, Jurnalis · Jum'at 09 Oktober 2020 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 406 2290907 taman-wisata-sumaru-endo-minahasa-sambut-traveler-di-era-corona-UELfDghCJf.jpg Gerakan BISA. (Foto: Subhan Sabu/Okezone)

TAMAN Wisata Sumaru Endo sering dikunjungi wisatawan di Minahasa, Sulawesi Utara. Di era new normal, protokol kesehatan dijalankan oleh pengelola wisata setempat untuk menyambut wisatawan.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berinisiatif dengan melaksanakan Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman), dengan tujuan pada saat destinasi wisata dibuka lagi sudah siap beroperasi. Gerakan Bisa di Taman Wisata Sumaru Endo diisi dengan aktivitas gotong royong, bersama sekira 200 warga setempat membersihkan lingkungan area wisata.

Dikatakan Direktur Pengendalian Kebijakan Strategis Kemenparekraf Hasan Abud, gerakan ini bertujuan untuk mempersiapkan destinasi wisata yang memenuhi prinsip sanitasi dan higienitas. Setiap destinasi wisata harus mengikuti protokol kesehatan.

Baca Juga: Tur Virtual Dianggap Jadi Cara Promosi Wisata Paling Manjur

 bisa

"Kita bantu dengan ada alat cuci tangan, wastafel, kemudian kita bantu yang rumputnya mulai tumbuh kita rapikan sama-samalah. Yang kita inginkan ini semacam triger agar supaya di daerah itu marilah kita berbenah lagi di daerah-daerah wisata itu," ujarnya, Kamis 8 Oktober 2020.

Gerakan ini, menurutnya, merupakan adaptasi kebiasaan baru, kalau semula ada pembatasan daerah-daerah wisata, kini sudah berangsur-angsur dibuka kembali.

Selain itu menjadi upaya untuk menggemakan semangat bergerak dan maju bersama membangun kembali kepercayaan wisatawan terhadap pariwisata Indonesia.

"Nanti disaat dibuka kembali tempat wisata ini sudah ada pembersihan, yang tadinya kumuh, kusam kita cat kembali, menjadi indah kembali, kemudian kita harapkan setelah itu jadi sehat, aman lingkungannya sehingga kunjungan-kunjungan wisata khususnya untuk lokal dululah maupun domestik berangsur-angsur sudah bisa dilakukan," jelasnya.

Kadis Pariwisata Provinsi (Kadispar) Sulut Henry Kaitjily menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah provinsi dan Kemenparekraf. Hal ini menjadi dukungan yang luar biasa mendukung destinasi pariwisata di Sulut.

"Kita berbangga, hari ini kick off lima destinasi wisata di Sulut dan merupakan yang paling banyak, kita apresiasi langkah dari Kemenparekraf, karena kita harapkan ini merupakan awal pembenahan destinasi mengikuti pola new normal. Semua harus ikut serta untuk mendukung program ini sehingga kedepan turis lokal, domestik maupun asing bisa yakin bahwa Sulawesi Utara ini melaksanakan new normal dengan baik," jelas dia.

Selain pembenahan destinasi wisata, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga perlu, untuk itu kedepannya SDM di Taman Wisata Sumaru Endo akan dibenahi dengan melibatkan pegawai dan masyarakat sekitar. Nantinya mereka memahami bagaimana menerima tamu dengan melaksanakan pola new normal.

"Mulai dari awal masuk, mengukur suhu tubuh, cuci tangan, pakai hand sanitizer, kemudian juga semua lokasi di sini untuk penempatan tempat duduk akan diberikan tanda-tanda untuk physical distancing, ini perlu pembelajaran bagi para pekerja di sini agar mereka bisa melaksanakan dengan baik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini