Taman Bunga Refugia, Wisata Alam Instagramable di Mojokerto

Chotimah, Jurnalis · Minggu 11 Oktober 2020 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 11 408 2291741 taman-bunga-refugia-wisata-alam-instagramable-di-mojokerto-6NAsO59RHw.JPG Taman Bunga Refugia (Foto: Suara Mojokerto)

MOJOKERTO, Jawa Timur dikenal dengan keanekaragaman wisata alam yang eksotis. Salah satunya Taman Bunga Refugia atau lebih dikenal sebagai tanaman kenikir di kaki Gunung Penanggunan. Objek wisata alam ini terletak di Desa Penanggunan, Kecamatan Trawas, Mojokerto, Jawa Timur.

Berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, Taman Bunga Refugia yang berada di antara Gunung Penanggunan dan Gunung Welirang dengan menyuguhkan panaroma alam pedesaan yang memanjakan mata.

Ditambah hamparan hijau tanaman padi organik yang dikelola warga setempat seolah menawarkan suasana kekeluargaan khas pedesaan yang alami. Tak hanya itu Taman Refugia dikenal dengan sebutan kenikir memiliki sejumlah manfaat salah satunya mengendalikan hama padi.

Slamet selaku pengelola tempat mengatakan, konsep Taman Bunga Refugia berawal dari 40 petani yang tergabung dalam kuwah organik, di mana masing-masing petani membangun satu warung kecil yang memanfaatkan lahan satu petak untuk kuliner organik.

Baca juga: Maskapai dan Hotel Bali Perang Diskon di Era Corona

"Dengan konsep seperti itu, harapan saya adanya ketahanan ekonomi di dusun ini, " ucap Slamet, dikutip dari channel YouTube, Inews, Minggu (11/10/2020).

Tak hanya itu, yang menjadi daya tarik utama wisata ini adalah hamparan bunga warna kuning serta angin yang sejuk menjadikan tempat ini sebagai incaran untuk berswafoto dengan disandingkan latar belakang pemandangan hijau nan asri. Selain bisa menikmati keindahan Taman Refugia pengunjung juga bisa memetik langsung tanaman organik yang ada.

"Berwisata di sini banyak tanaman organiknya dan juga udara di sini sangat sejuk," ucap Vina, pengunjung asal Surabaya.

Untuk mencapai ke lokasi Taman Bunga Refugia tidak mudah lho Okezoners. Karena letaknya di pelosok. Disarankan bagi Anda untuk menggunakan kendaraan roda dua karena jika menggunakan mobil, jarak lahan parkir ke lokasi cukup jauh.

Namun, bagi Anda yang ingin berjalan kaki untuk menikmati suasana alam pedesaan justru bagus. Sesampainya di tempat parkir Anda harus berjalan kaki menyusuri jalan berjarak 500 meter. Tak perlu resah mengenai tiket masuk, setiap pengunjung wisata hanya butuh menyiapkan uang Rp5.000 saja untuk sekali masuk.

Pembayaran dilakukan dengan cara memasukkan ke kotak layaknya kotak amal yang memang sudah disiapkan di gerbang pintu masuk.

Pengunjung yang datang ke sini bukan hanya dari kota besar seperti Surabaya namun juga mahasiswa dari luar negeri yang mengenyam pendidikan di Indonesia.

"Wisatawan yang berkunjung juga banyak dari luar Mojokerto seperti Timor Leste dan mahasiswa asing Jerman yang kuliah di Indonesia," kata pengunjung lainnya, Slamet.

Selain Anda bisa berwisata alam tempat ini juga menyajikan wisata edukasi di mana pengunjung bisa mengetahui proses sistem ketahanan organik seperti membuat pupuk kompos, mikroba, pembibitan, perawatan, panen hingga proses distribusi tanaman organik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini