Jalan-Jalan ke Melaka, Kota Penuh Sejarah di Malaysia

Jaya Wanda Puspa Bekti, Jurnalis · Minggu 11 Oktober 2020 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 11 549 2291686 jalan-jalan-ke-melaka-kota-penuh-sejarah-di-malaysia-R19BvWLBdp.jpg Kota Melaka. (Foto: Freepik)

Liburan ke Malaysia jangan hanya pergi ke Kuala Lumpur dan Penang. Anda juga bisa mencoba menjelajahi Kota Melaka, keren dan Instagramable.

Melaka adalah salah satu kota di Malaysia yang sangat kental dengan unsur sejarah. Banyak tempat menarik yang bisa di kunjungi dengan akses yang sangat mudah.

Traveler asal Tangerang Rania Salsabila membagikan cerita perjalananya ke Melaka. Ia datang ke Kota Melaka dari Kuala Lumpur membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam dengan menaiki bus.

Karena bosan selalu berlibur ke Kuala Lumpur, Rania akhirnya pergi ke Melaka untuk mencari tempat yang menarik.

Destinasi wisata di Malaka banyak didominasi bangunan yang kental dengan unsur sejarah pada masa kolonialisme. Tetapi ada pula pasar malam yang menjual berbagai jenis makanan dan barang-barang lucu.

Jika Anda ingin berlibur ke Malaka, jangan lupa untuk mengunjungi tempat-tempat ini. Ditulis Okezone, Kamis (8/10/2020) berikut ulasannya.

1. Gedung Merah yang Istagramable

 Melaka

Gedung Merah Stadthuys yang terletak di jantung kota Melaka dibangun pada masa kolonial Belanda. Gedung ini dipergunakan sebagai kantor administratif oleh Gubernur Belanda pada masa itu.

Destinasi pertama Rania setelah sampai di Malaka adalah Gedung Merah Stadthuys, yang banyak menyediakan spot foto keren.

"Gedungnya keren banget, dan di sekitar gedung ada gravity art yang bagus buat background foto," ungkap Rania.

2. Hotel di pinggir sungai, Case Del Rio Malaka

Setelah dari Gedung Stadthuys, Rania berjalan kaki untuk melihat pemandangan di seberang sungai. Ia melihat ada hotel yang sangat unik.

"Hotelnya unik karena mengusung tema zaman dulu tapi modern," tuturnya.

3. Pasar malam Jongker Street Night

Pasar malam Jongker Street night yang buka setiap Jumat-Minggu buka dari pukul 18.00-00.00 waktu setempat. Di sana menjual banyak berbagai macam makanan dan barang-barang lucu.

Pada malam harinya, Rania pergi mengunjungi Jongker street Night untuk menikmati makanan khas Malaysia. "Banyak makanan dan banyak barang-barang lucu yang di jual di sana," ucapnya.

4. Gereja Crist Church

Lokasinya persis di samping bangunan Stadthuys, Gereja ini dibangun pada masa Kolonial Belanda tahun 1753. Arsitekturnya mengusung gaya Eropa dengan dinding yang sangat kokoh. Wisatawan diperbolehkan masuk tanpa dipungut biaya. Di dalamnya berisi banyak batu nisan berbasa Belanda dan Inggris.

5. Benteng A Famosa

Melaka

 (Instagram retno_dhie2)

Berlokasi di Jalan Parameswara, Bandar Hilir, Alor Gajah, Melaka.

Benteng peninggalan bangsa Portugis ini dibangun pada 1511. Bangunan tertua peninggalan bangsa Eropa yang masih terjaga hingga sekarang. Tetapi bangunan ini sudah tidak utuh lagi karena termakan oleh usia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini