Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Mohon Maaf Tak Boleh Gelar Tikar

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 01:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 406 2292447 taman-margasatwa-ragunan-dibuka-mohon-maaf-tak-boleh-gelar-tikar-b8AjgqUfu6.jpg Ragunan. (Foto: Okezone)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Sejumlah objek wisata, seperti Taman Margasatwa Ragunan beroperasi kembali.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana. Ketut mengatakan, saat Jakarta PSBB Transisi, objek wisata di Jakarta Selatan ini buka mulai Selasa (13/10/2020).

"Hari ini seharusnya buka, tapi karena setiap Senin di Ragunan itu Hari Libur Satwa, jadi baru bisa dibuka lagi besok (Selasa)," tutur Ketut saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Senin 12 Oktober 2020.

Baca Juga: Tempat untuk Berburu Sunset di Jakarta, Mirip Bali Loh

ragunan

Seperti masa transisi sebelumnya, Ketut mengatakan bahwa pengunjung yang hendak menyambangi Ragunan tetap harus melaksanakan protokol kesehatan. Kuotanya pun masih dibatasi 2.000 orang per hari, baik hari kerja maupun akhir pekan.

Begitu pula untuk pembelian tiket masuk. Tiket hanya dapat dibeli secara online melalui situs resmi Taman Margasatwa Ragunan.

"Persiapan kami sama seperti transisi sebelumnya. Kami selalu mengecek kesehatan petugas, memonitor penerapan protokol kesehatan, memastikan penanda jaga jarak, serta menyediakan fasilitas cuci tangan. Tidak banyak yang berubah karena kami baru memasuki tahap pembukaan kedua, mungkin nanti ada evaluasi lagi," kata Ketut.

Berikut ini panduan lengkap berwisata ke Taman Margasatwa Ragunan:

Harus memiliki KTP DKI

Selain mewajibkan pengunjung melakukan reservasi secara online, Ketut menjelaskan untuk saat ini hanya pengunjung dengan KTP DKI Jakarta saja yang diperbolehkan untuk berkunjung ke Ragunan. "Jadi di loket nanti harus menunjukkan KTP DKI Jakarta, baru boleh masuk," jelasnya.

Kategori pengunjung

Selama masa transisi, ada beberapa kategori pengunjung yang belum diperbolehkan berkunjung yakni, ibu hamil, anak di bawah umur 10 tahun, dan lansia. Hal ini dilakukan demi mencegah penularan Covid-19 pada kelompok-kelompok yang rentan terpapar virus tersebut.

Jam operasional berubah

Bila sebelumnya Ragunan beroperai mulai pukul 07.30 WIB- 16.00 WIB, di masa transisi ada perubahan jam opersional. "Ini juga yang penting diketahui pengunjung. Ragunan sekarang buka Selasa-Minggu pukul 08.00 sampai jam 1 siang saja," kata Ketut.

 

Pengunjung tidak boleh gelar tikar

Pengunjung juga diharapkan untuk selalu bergerak. Tidak boleh ada kegiatan yang mengundang kerumunan, serta menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya.

"Untuk saat ini, pengunjung tidak boleh menggelar tikar seperti yang sering dilakukan sebelum pandemi Covid-19. Dan wajib memakai masker," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini