5 Wisata Sejarah Palembang yang Paling Diburu Traveler

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 12 Oktober 2020 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 408 2292065 5-wisata-sejarah-palembang-yang-paling-diburu-traveler-OwjjuL5XmG.jpg BKB Palembang. (Foto: Okezone)

PALEMBANG memiliki segudang objek wisata yang menarik dikunjungi. Terutama bagi wisatawan yang memiliki minat khusus pada wisata sejarah.

Ada banyak museum dan tempat-tempat menarik yang menyuguhkan informasi seputar kekayaan budaya, sejarah, hingga spot Instagramable. Anda wajib berkunjung ke beberapa objek wisata sejarah yang paling diburu traveler.

Bila dalam waktu dekat ini Anda berencana berlibur ke Palembang, Sumatera Selatan, berikut Okezone rangkumkan 5 rekomendasi objek wisata sejarah yang wajib dikunjungi.

Pulau Kemaro

 kemaro

Pulau Kemaro merupakan tempat rekreasi yang lokasinya tepat di tepian Sungai Musi. Di tempat ini, para pengunjung dapat melihat sebuah vihara Cina (klenteng Hok Tjing Rio), terdapat pula kuil Buddha, makam putri Palembang Siti Fatimah, dan yang menjadi favorit para wisatawan selama ini adalah pagoda berlantai 9 dan pohon cinta.

Untuk mengunjungi Pulau Kemaro, Anda harus menempuh jarak sekira 6 km dari Jembatan Ampera dengan menggunakan perahu getek.

Baca Juga: Asyik Nih, Wisatawan dari Luar Jakarta Boleh Liburan ke Ancol

Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya

 museum

(Foto: Instagram @baka.neko.baka)

Objek wisata ini sebelumnya dikenal dengan nama Situs Karanganyar adalah taman purbakala bekas kawasan permukiman, dan sering dikaitkan dengan Kerajaan Sriwijaya yang terletak di tepi utara Sungai Musi.

Para pengunjung dapat melihat sistem jaringan kanal, parit, serta kolam yang telah ada sejak masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Anda juga dapat melihat berbagai macam peninggalan purbakala yang menarik untuk dieksplorasi sejarah asal usulnya.

 

Museum Negeri Balaputera Dewa

 museum

(Foto: Instagram 

xfantasykillerx
xfantasykillerx)

Museum Negeri Balaputera Dewa dibangun dengan arsitektur tradisional khas Palembang di area seluas 23.565 meter persegi. Di museum ini terdapat sekitar 3.800 koleksi dan terdiri dari berbagai macam jenis koleksi yang diklasifikasikan menjadi 10 kategori. Mulai dari benda-benda geologika, biologi, barang-barang tradisional Palembang, ofset binatang dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, dan beberapa miniatur rumah di pedalaman.

Selain itu, terdapat pula replika prasasti dan arca kuno yang pernah ditemukan di Bukit Siguntang. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mendalami serajah Indonesia, jangan lupa untuk mengunjungi Museum Negeri Balaputera Dewa.

Al-Quran Al Akbar

museum

(Foto: Instagram radograph)

Al-Quran Al Akbar disebut-sebut sebagai ukiran kayu terbesar dan pertama di dunia yang diukir dalam bentuk Al Quran 30 juz. Al Quran raksasa ini terbuat dari kayu tembesu dan diukir dengan teknik khas Palembang. Tingginya mencapai 2 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter.

Pada permukaan ukiran diberi warna dasar cokelat dengan tulisan timbul berwarna emas untuk mempercantik tampilannya. Untuk mengunjungi tempat ini Anda tidak perlu repot-repot mengeluarkan uang untuk tiket masuk, karena biaya kunjungan gratis namun tetap disediakan sebuah kotak amal bagi yang ingin memberikan sumbangan.

Benteng Kuto Besak

Kuto Besak adalah bangunan keraton yang telah ada sejak abad 18 dan menjadi pusat kesultanan Palembang. Benteng ini mulai dibangun pada tahun 1780 dengan arsitek yang tidak diketahui secara pasti, namun pada proses pengerjaannya dipercayakan pada seorang Tionghoa. Waktu yang digunakan untuk membangun Kuto Besak ini diperkirakan mencapai 17 tahun.

Pada saat proses pembangunan berlangsung, para pekerja selalu menggunakan batu kapur dari daerah Sungai Ogan lalu ditambahkan dengan putih telur sebagai perekat batu-bata. Selain bentuk bangunannya yang unik, Kuto Besak juga menjadi salah satu spot terbaik untuk menikmati suasana senja di kota Palembang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini