Restoran di Jakarta Buka Lagi, Wishnutama Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 406 2292653 restoran-di-jakarta-buka-lagi-wishnutama-imbau-masyarakat-patuhi-protokol-kesehatan-797hSJjJJG.JPG Menparekraf RI, Wishnutama (Foto: Instagram/@wishnutama)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio menyambut baik keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melonggarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Per tanggal 11 Oktober 2020 kemarin, Jakarta telah resmi masuk dalam masa transisi PSBB.

Itu artinya, seluruh objek wisata hingga restoran dapat beroperasi kembali melayani para pengunjung.

Hal itu tertuang dalam Pasal 12 Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 101 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Menanggapi hal tersebut, Wishnutama pun memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Kami merasa sangat bersyukur dengan dibukanya kembali restoran di DKI Jakarta," tutur Wishnutama seperti dikutip dari akun Instagram pribadinya, @wishnutama, Senin, 12 Oktober 2020.

Baca juga: TMII Bentuk Tim Satgas Covid-19 agar Wisatawan Nyaman Liburan

Kendati demikian, Wishnutama mengimbau agar para pelaku usaha dan masyarakat senantiasa menerapkan protokol kesehatan sebaik mungkin. Sehingga dapat ikut berperan aktif dalam menekan laju penyebaran Covid-19.

"Untuk itu kami mengajak para pelaku usaha restoran dan masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan protokol kesehatan dengan baik, disiplin dan penuh dengan rasa kepedulian terhadap sesama," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memang telah gencar mempromosikan protokol kesehatan wisata yang dikemas dalam program Indonesia Care. Program ini berisikan buku panduan protokol kesehatan yang mengacu pada unsur Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE).

CHSE sendiri mulai diterapkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia sejak September 2020. Di dalamnya juga berisikan panduan protokol kesehatan di bidang restoran.

Sedangkan protokol kesehatan restoran yang wajib dipatuhi pengunjung atau wisatawan yaitu:

- Tamu memastikan diri dalam kondisi sehat dengan suhu tubuh kurang dari 37.3 derajat celsius. Tidak memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, atau sesak napas sebelum beraktivitas di restoran/rumah makan.

-Tamu menginformasikan kepada pihak restoran jika mengalami gangguan kesehatan (demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, atau sesak napas)

- Tamu disarankan untuk reservasi terlebih dahulu melalui telepon, media sosial, atau media daring lainnya

- Pengunjung wajib mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sebelum memasuki area pelayanan makan dan minum

- Dalam antrean di pintu masuk, tamu menjaga jarak dengan orang lain minimal satu meter

- Tamu wajib duduk pada kursi yang telah diatur oleh pihak restoran, atau atur jarak duduk dari orang lain

- Tidak menggunakan alat makan bersama-sama, serta tidak berbagi makanan dan minuman dengan orang lain.

- Pada saat akan menikmati makanan dan minuman, tamu melepaskan masker dan menyimpan masker secara pribadi dengan baik dan aman, tidak meletakkan masker di atas meja makan

- Tamu yang menggunakan toilet di area pelayanan makan dan minum menjaga agar tetap higienis, bersih, kering, dan tidak bau setelah digunakan

- Tamu membuang sampah bekas makanan dan tisu di tempat sampah serta menjaga tempat sampah tetap tertutup

- Tamu disarankan membayar makanan secara nontunai, dan mencuci tangan pakai sabun setelah selesai melakukan pembayaran.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini