Jakarta PSBB Transisi, Wisata Monas Masih Tutup

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 01:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 406 2293014 jakarta-psbb-transisi-wisata-monas-masih-tutup-KimrCJhBDP.jpg Monas. (Foto: Okezone)

MONUMEN Nasional (Monas) masih tutup, meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan masa transisi PSBB per tanggal 11 Oktober 2020. Ada beberapa pertimbangan yang membuat pihak pengelola Monas belum membuka ikon wisata ibu kota tersebut.

Kepala Subag Tata Usaha Monas Endrati Fariani menjelaskan, alasan utama Monas masih tutup hingga masa transisi kedua ini tidak terlepas dari lokasinya yang berada di Ring 1 atau pusat pemerintahan.

Baca Juga: Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Mohon Maaf Tak Boleh Gelar Tikar

monas

"Masih belum buka. Kalau tidak salah Monas dan Kota Tua itu masih tutup, meski sekarang sudah memasuki masa transisi. Saya rasa, ini karena lokasi Monas yang berada di pusat pemerintahan. Jadi memang harus hati-hati bila ingin membukanya, karena Monas itu termasuk tujuan wisata banyak orang," ujar saat dihubungi Okezone via telepon, Selasa 13 Oktober 2020.

Selain itu, bila nantinya Monas dibuka dengan syarat membatasi kuota wisatawan, Ratei mengatakan hal ini justru akan menimbulkan dilema-dilema baru karena wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Jabodetabek saja. Tetapi hampir dari seluruh daerah di Indonesia.

 

Pada hari padat saja, wisatawan yang mengunjungi kawasan Monas bisa menyentuh angka 80 ribu orang per hari. Sementara pada momen liburan panjang, setidaknya ada 20 ribu wisatawan yang berkunjung ke area tugu. Ini belum termasuk area lainnya.

"Jadi kan kasihan kalau kita harus mencegah orang untuk masuk ke Monas. Apalagi yang udah jauh-jauh dari daerah. Jadi memang agak susah kalau Monas dibuka di masa transisi ini," terang Endrati.

Kendati demikian, meski status Monas masih ditutup, Endriati mengatakan bahwa pihaknya tetap melakukan perawatan dan menyiapkan fasilitas sesuai dengan protokol kesehatan yang direkomendasikan pemerintah.

"Beberapa kali kami sudah siapkan berbagai kebutuhan untuk membuka kembali Monas, karena merasa pak Gubernur sudah mau buka. Kami juga rutin melakukan disinfeksi kawasan dibantu PMI dan Pemadam Kebakaran. Serta menyediakan fasilitas cuci tangan dan lain sebagainya," tandas Endriati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini