Menikmati Wisata Leuwi Kenit, Destinasi Menantang di Sukabumi

Chotimah, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 408 2292651 menikmati-wisata-leuwi-kenit-destinasi-menantang-di-sukabumi-eGmTaW5e09.JPG Objek wisata Leuwi Kenit, Sukabumi (Foto: Instagram/@Doey_234)

JIKA Anda termasuk pencinta wisata alam terutama wisata air, Anda harus datang ke Leuwi Kenit yang berada di Kecamatan Cilacap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Di sana Anda dapat menguji adrenalin Anda dengan canyon jump atau melompat ke aliran Cungai Cikarang dari ketinggian 5 meter.

Leuwi Kenit merupakan aliran sungai Cikarang yang airnya masih begitu jernih menggoda pengunjung untuk segera berenang. Namun, saat Anda berenang di Leuwi Kenit jangan lupa untuk menggunakan alat pengaman seperti pelampung.

Sebab, volume air di Leuwi Kenit cukup dalam bahkan saat musim kemarau kedalaman air dapat mencapai 8 meter.

Selain canyon jump, wisatawan juga dapat merasakan sensasi menaiki tebing dengan tangga besi atau cliff climbing via ferrata kemudian dilanjutkan dengan canyon fly yakni meluncur dengan tali di antara tebing.

Leuwi Kenit di Sukabumi

(Foto: Instagram/@azamefan)

Jika Anda tertarik memasuki area Leuwi Kenit Anda tidak akan dipungut biaya alias gratis. Namun tentu saja Anda harus merogoh kocek Rp80.000 per orang dengan batas usia anak-anak. Wahana yang bisa Anda mainkan seperti river tubing, rock climbing dan flying fox.

Tidak hanya menawarkan wisata yang seru, Leuwi Kenit juga menyuguhkan pemandangan bebatuan yang sangat indah dan unik. Dinding-dinding pada bebatuan ini seperti membentangi sisi sungai dengan warna-warna menarik.

Lipatan-lipatan batuan sendimen yang tentu saja memiliki banyak cerita dan penjelasan secara keilmuan. Oleh karena itu, bebatuan ini menjadi objek untuk berswafoto bagi pengunjung.

Para peneliti memercayai bahwa lebih dari 60 juta tahun lalu Leuwi Kenit merupakan sebuah dasar laut. Hal ini dibuktikan dengan adanya jejak hewan laut purba dan penemuan sanskerta atau luncuran pada batuan sedimen.

"Jadi. batu ini disebut batu tulis oleh masyarakat lokal sini karena dulu itu mereka ketika menemukan sedimen ini, mereka menyangka ini hasil pahatan sebab bentuknya seperti tulisan-tulisan kuno. Padahal sebenarnya alami atau bisa kita sebut sanskerta," ucap pakar geologi Ciletuh, Katon dikutip dari channel YouTube Lintas iNews.

Jika Anda tertarik mencoba serunya berwisata di Leuwi Kenit, Anda hanya perlu menempuh jarak sekitar dua kilometer dari Jalan Raya Cilacap, Sukabumi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini