Traveling ke Pemalang, Jangan Lupa Kunjungi Curug Sibedil

Putri Aliya Syahidah, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 408 2292659 traveling-ke-pemalang-jangan-lupa-kunjungi-curug-sibedil-bpD8mGLqT1.JPG Curug Sibedil di Pemalang, Jawa Tengah (Foto: Instagram/@explore_curug_sibedil)

DIKELILINGI pegunungan, Pemalang seolah tak ada habisnya menyajikan keindahan panorama alam dan kesejukan udara kepada wisatawan. Berjarak sekitar 350 kilometer dari Jakarta, pengunjung akan dimanjakan oleh berbagai tempat yang masih asri dengan biaya terjangkau.

Seperti Curug Sibedil yang menawarkan pesona air terjun yang berjejer rapi dikelilingi pepohonan hijau. Dalam bahasa Jawa, curug berarti air terjun dan kata Sibedil berasal dari batu berbentuk moncong senapan.

Menurut tetua desa, dahulu saat malam Jumat Kliwon, suara tembakan selalu muncul dari tempat ini, dan karena itulah diberikan nama Curug Sibedil. Sekarang, tak perlu khawatir karena sudah tidak ada lagi suaranya dan pengunjung dapat menikmati aliran curugnya dengan tenang.

Mengutip dari channel YouTube Official iNews, Curug Sibedil menawarkan panorama alam istimewa karena memiliki air terjun setinggi 10 meter yang berjejer rapi dan debit terbesarnya berada di antara aliran yang kecil.

Curug Sibedil

(Foto: Instagram/@explore_curug_sibedil)

Baca juga: Melestarikan Gerabah Peninggalan Leluhur Sentani

Di dekat air terjun, terdapat kolam berwarna biru kehijauan dan aliran sekitarnya berwarna kehijauan. Wisatawan dapat berenang serta merasakan dinginnya aliran air yang jernih.

Dari pusat Kabupaten Pemalang, membutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan untuk sampai ke Curug Sibedil. Pengunjung hanya merogoh kocek sebesar Rp5.000 untuk tiket masuk dan parkir Rp2.000.

Anda kemudian harus berjalan kaki sekitar 200 meter melewati pemukiman warga, jembatan merah, dan menuruni anak tangga yang cukup curam dan licin sehingga wisatawan harus berhati-hati.

“Sama sekali enggak diubah masyarakat, cuma dibikin akses biar wisatawan lebih gampang masuk. Yang harus diperhatikan mungkin sampah-sampahnya,” ujar Ayu, salah satu pengunjung.

Untuk menikmati derasnya debit yang dihasilkan oleh Curug Sibedil, hindari berkunjung saat musim kemarau. Terdapat fasilitas umum seperti toilet dan warung makan yang dikelola oleh masyarakat sekitar.

Tempat yang sejuk dan pas untuk menghilangkan kepenatan ini buka setiap harinya mulai pukul 07.00-17.00 WIB.

Selain menikmati keindahan alamnya yang masih asri, kebersihan juga harus diperhatikan oleh siapapun, mengingat Curug Sibedil merupakan potensi wisata cukup menjanjikan.

Pemerintah diharapkan daerah turun tangan mendukung perbaikan sekaligus mempromosikan tempat ini dengan baik.

Sedangkan wisatawan diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini