Restorasi Terumbu Karang Buleleng, 1.500 Orang Disiapkan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 406 2293422 retorasi-terumbu-karang-buleleng-1-500-orang-disiapkan-9yUq2jKV1U.jpg Terumbu Karang. (Foto: Vietnamtravel)

KABUPATEN Buleleng terpilih menjadi lokasi restorasi terumbu karang. Ada banyak terumbu karang indah dan ikonik yang bakal direstorasi.

Dipilihnya Kabupaten Buleleng terungkap saat Rapat Koordinasi PEN Restorasi Terumbu Karang ICRG yang diadakan secara virtual beberapa hari lalu. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan opun langsung menyampaikan ke publik.

Ada sejumlah alasan yang membuat Buleleng layak untuk dijadikan lokasi restorasi terumbu karang. Pertama, kabupaten ini dilaporkan telah banyak menerima penghargaan dalam bidang konservasi terumbu karang.

Baca Juga: 4 Wisata Air Terjun Keren di Indonesia, Yuk Jelajahi

terumbu

Buleleng juga memiliki garis pantai terpanjang di Bali dan juga arus laut yang tenang. Sehingga menjadi kelebihan dalam restorasi terumbu karang.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Dr.Ir. Safri Burhanuddin menjelaskan, program ini diharapkan dapat memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak langsung akibat pandemi ini khususnya yang berhubungan dengan pariwisata bahari.

“Mulai dari pemandu wisata, pemilik kios, dan hotel beserta pegawainya yang diPHK menjadi target kita,” jelasnya, seperti dikutip Okezone dari laman resmi Sekretariat Daerah Pemkab Buleleng, Rabu (14/10/2020).

Safri Burhanuddin menambahkan, selama ini Buleleng memang sudah terkenal dengan konservasi terumbu karangnya. Sehingga akan lebih mudah untuk menjalankan program tersebut di Buleleng.

Restorasi akan dimulai pada 17 Oktober 2020. Ribuan masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 dilibatkan dalam kegiatan ini.

“Diharapkan ini akan berkembang lebih baik lagi, terumbu karang disini akan menjadi lebih banyak, dan tentu saja daerah yang menjadi tempat konservasi harus diawasi. Jangan sampai kita buat konservasi tapi dirusak oleh masyarakat,” tuturnya.

Selain Buleleng, 4 daerah lain di Provinsi Bali juga masuk dalam program tersebut yakni Pantai Sanur, Pantai Nusa Dua, Pantai Pandawa, dan Pantai Serangan.

“Dari 5 lokasi ini akan melibatkan 1300-1500 orang. Ada total dana sekira Rp111 miliar dan untuk di Buleleng disiapkan Rp10-20 miliar rupiah,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini