7 Tempat Wisata Sejarah di Solo, dari Keraton hingga Monumen Pers

Ika Widi Oktavina, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 408 2293419 7-tempat-wisata-sejarah-di-solo-dari-keraton-hingga-monumen-pers-FhXRVNIkVX.jpg Taman Sriwedari Solo (Foto solopos.com)

SURAKARTA atau Solo sangat kental dengan tradisi dan budaya Jawa. Kota di Jawa Tengah ini penuh sejarah dan dulunya merupakan pusat Kerajaan Mataram. Maka, Solo banyak situs-situs sejarah yang kini jadi objek wisata.

Selain itu, Solo juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batik terbaik dengan motif yang khas. Kemudian kota asal Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga kaya akan kuliner. Jadi ada banyak pilihan wisata di Solo.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 7 tempat wisata sejarah di Kota Solo :

1. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Kasunanan Surakarta terrletak di Baluwarti, Pasar Kliwon, Kota Solo. Tempat tinggal Sri Sunan ini menyimpan banyak sejarah. Di kompleks keraton juga ada museum dengan koleksi peninggalan Kasunanan, seperti benda antik, senjata pusaka, gamelan hingga perlengkapan anggota Keraton.

Baca juga: 5 Kota Terunik di Dunia, dari Paling Beracun hingga yang Dihuni 1 Orang

Jam buka wisata keraton dari Senin-Kamis 09.00 sampai 14.00 WIB. Sedangkan Sabtu dan Minggu pukul 09.00 sampai 15.00 WIB. Sementara Jumat tutup.

2. Benteng Vastenberg

Benteng Vastenberg merupakan peninggalan Belanda. Berlokasi di kawasan Gladak, Surakarta. Benteng ini direnovasi kembali pada 2014 karena sudah lama tidak terpakai dan kurang terawat. Arsitekturnya kental nuansa Eropa. Benteng Vestenburg dulunya adalah garnisun pasukan Belanda. Sekarang jadi tempat wisata sejarah.

Di depan benteng ini terdapat tempat jajanan kulineran dan sering jadi tempat nongkrong warga terutama anak muda. 

3. Museum Keris Nusantara

Museum Keris Nusantara berlokasi di Jalan Bhayangkara Nomor 2, Sriwedari, Laweyan, Kota Solo. Museum ini sangat kental dengan nuansa Jawa. Selain mengoleksi berbagai jenis keris, museum ini juga memamerkan senjata-senjata tradisional dari daerah-daerah lain di Indonesia.

Keris sudah ditetapkan sebagai warisan budaya non bendawi oleh UNESCO.

Bangunan Museum Keris Nusantara terdiri dari empat lantai. Pengunjung mengisi daftar tamu dan melihat papan informasi di lantai pertama. Naik ke lantai dua yang merupakan sumber literasi perkerisan, pengunjung bisa mendapat banyak informasi tentang keris. Selanjutnya di lantai tiga pengunjung bisa melihat video proses pembuatan keris dan segala hal yang berhubungan dengan penggunaan keris. Terakhir, lantai keempat menjadi tempat menyimpan koleksi keris.

ilustrasi

Museum Keris Nusantara memiliki koleksi lebih dari 400 keris dan berbagai senjata tradisional, seperti tombak serta benda pusaka lainnya. Wisata sejarah dan kebudayaan ini buka di Selasa sampai Minggu.

4. Taman Sriwedari

Kompleks Taman Sridewi di Jalan Brigjend Slamet Riyadi Nomor 275, Sriwedari, Laweyan, Solo. Taman hiburan rakyat ini telah ada sejak puluhan tahun lalu. Dulu kawasan ini jadi tempat diselenggarakannya tradisi hiburan malam Selikuran sejak era Pakubuwono X.

Baca juga: Melihat Geliat Wisata Batu Night Spectacular di Masa Pandemi Covid-19

Dalam Taman Sriwedari terdapat Gedung Wayang Orang.

Taman ini buka tiap hari pukul 10.00-22.00 WIB. Kawasan ini biasanya juga dimanfaatkan sebagai tempat car free day oleh warga.

5. Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka lokasinya tidak jauh dari Taman Sriwedari, yaitu di Jalan Slamet Riyadi. Bangunan ini menjadi bukti penting pengarsipan bagi Surakarta. Museum Radya Pustaka memiliki koleksi berbagai macam arca, pusaka adat, wayang kulit, alat tenun tradisional, gamelan dan berbagai buku kuno.

Museum Radya buka dari Selasa-Minggu pukul 08.30-13.00 WIB.

6. Monumen Pers Nasional

Museum Pers Nasional didirikan pada 1978. Mengoleksi teknologi komunikasi dan teknologi reportase, seperti penerbangan, mesin ketik, pemancar, telepon, dan kentongan besar. Bangunan Induknya terletak di Jalan Gajah Mada Nomor 59, Timuran, Banjarsari, Solo.

ilustrasi

Monumen Pers Nasional juga mengoleksi lebih dari 1 juta koran dan majalah serta berbagai benda bersejarah terkait dengan pers Indonesia.

7. Kampung Wisata Batik Kauman Solo

Kampung Wisata Batik Kauman Solo terletak di dekat Pasar Klewer. Pengunjung bisa mempelajari sejarah batik, motif-motifnya hingga cara pembuatannya.

Di Kampung bekas pemukiman abdi dalem Keraton Kasunanan ini terdapat berbagai tempat yang bisa dikunjungi wisatawan. Seperti rumah batik, showroom batik, tempat pelatihan batik serta museum yang menyimpan koleksi batik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini