Kawah Ijen Spot Terbaik Menikmati Blue Fire

Ilham Rachmatullah, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 408 2293617 kawah-ijen-spot-terbaik-menikmati-blue-fire-0UKMVtN8S1.jpg Blue fire Kawah Ijen (Freepik)

PESONA Kawah Ijen begitu menakjubkan. Panorama danau kawah hijau tosca di puncak Gunung Ijen jadi salah satu daya tarik wisatawan. Selain pemandangan alamnya yang indah, Kawah Ijen juga jadi spot terbaik untuk melihat blue fire atau api biru.

Gunung Ijen berada di kawasan Wisata Kawah Ijen dan Cagar Alam Taman Wisata Ijen, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso. Kawah Ijen masih menjadi destinasi wisata populer dan unggulan di Jawa Timur.

Kawah Ijen berada di ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kawah berdinding kaldera setinggi 300-500m, luasnya sekitar 5.466 hektar.

Baca juga: 5 Kota Terunik di Dunia, dari Paling Beracun hingga yang Dihuni 1 Orang

Kawah ini terletak di tengah kaldera terluas di Pulau Jawa. Ukuran kaldera sekitar 20 kilometer. Ukuran kawahnya sekitar 960 meter x 600 meter. Kawah berada di kedalaman lebih dari 300 meter di bawah dinding kaldera. Air kawah itu cukup tenang dan berwarna hijau kebiru-biruan.

Dilansir dari akun media sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kawah Ijen, merupakan kawah terasam di dunia dengan pesona api biru terbaik.

Ijen memiliki kondisi geologi yang sangat unik yaitu tentang Ijen purba yang meletus beberapa tahap sehingga terbentuk gunung-gunung baru yang berjejer, salah satunya adalah Gunung Ijen yang sekarang.

Pemandangan blue fire di Kawah Ijen akan terlihat pada dini hari sampai menjelang subuh. Sementara pagi sampai siang, pengunjung dapat menikmati keindahan kawah kebiruan.

Kaldera Gunung Ijen dengan blue fire yang eksotis memikat siapapun yang melihatnya. Kaldera Gunung Ijen terbentuk karena adanya letusan vulkanik yang sangat dahsyat.

Baca juga: Indahnya Pantai Ngledakan Ciut, Tersembunyi di Balik Hutan Malang

Karena letak kawah sangat dekat dengan dapur magma dan difasilitasi oleh struktur sebagai perantara magma yang panas dan membawa unsur-unsur CO2, H2S, HCL, dan SO2, maka munculah sulfur yang bereaksi dengan oksigen pada temperatur sekitar 300 Celcius, sehingga menghasilkan api biru yang dapat dilihat pada saat malam hari tersebut.

“Selain menyuguhkan keindahan alamnya untuk wisatawan, taman wisata alam kawah ijen juga memberikan edukasi kepada setiap wisatawan yang datang berkunjung” tulis akun Instagram @kementerianlhk.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini