Maskapai Saudia Layani Lagi Penerbangan Internasional Ke-20 Kota Termasuk Jakarta

Salman Mardira, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 406 2294062 maskapai-saudia-layani-lagi-penerbangan-internasional-ke-20-kota-termasuk-jakarta-IatMYTqIHY.jpg Pesawat Saudia (SPA/Arab News)

MASKAPAI Saudia atau Saudi Arabian Airlines telah melanjutkan penerbangan internasional ke 20 tujuan di Timur Tengah, Asia dan Eropa, setelah tujuh bulan gangguan perjalanan akibat pandemi Covid-19 atau virus corona.

Maskapai milik Kerajaan Arab Saudi kini melayani lagi penerbangan ke Amman, Dubai, Tunis, Kairo, Alexandria, Khartoum, Nairobi, Addis Ababa, Amsterdam, Frankfurt, Istanbul, London, Madrid, Paris, Washington DC, Islamabad, Jakarta, Karachi, Kuala Lumpur dan Manila.

Baca juga:  Jakarta PSBB Transisi, Wisata Monas Masih Tutup

Arab Saudi mencabut sebagian penangguhan penerbangan internasional mulai 15 September 2020, enam bulan setelah pembatasan perjalanan diberlakukan karena pandemi Covid-19.

Melansir dari Arab News, Kamis (15/10/2020), ini akan mengakhiri semua pembatasan pada transportasi udara, darat dan laut setelah 1 Januari 2021, kata Kementerian Dalam Negeri, pada tanggal tertentu yang akan diumumkan pada bulan Desember. Maskapai ini biasanya terbang ke lebih dari 85 tujuan di seluruh dunia.

Sementara Direktorat Jenderal Paspor (PDB) meminta warga Arab Saudi dan ekspatriat yang bepergian dari wilayah Kerajaan Saudi untuk mematuhi persyaratan kesehatan tujuan mereka dan berkomitmen pada arahan dan peraturan.

 

Beberapa tujuan, katanya, membutuhkan sejumlah prosedur dan spesifikasi untuk mengekang penyebaran Covid-19 dengan cara memastikan bahwa penerbangan penumpang tidak dibatalkan dan tidak dikembalikan ke negara mereka pada saat kedatangan.

 Baca juga: 7 Tips Traveling Aman dan Sehat di Tengah Pandemi Covid-19

Menurut direktorat, persyaratan dan prosedur tersebut terus diperbarui dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Paspor diperlukan untuk bepergian ke negara-negara Dewan Kerjasama Teluk dan tidak dapat diganti dengan kartu identitas nasional. Sebelum bepergian, warga negara harus memastikan paspor mereka berlaku tidak kurang dari tiga bulan ke negara-negara Arab, dan tidak kurang dari enam bulan ke negara lain.

Untuk mempelajari tentang peraturan dan instruksi dokumen perjalanan, mereka dapat mengunjungi situs web resmi GDP.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini