Bus City Tour Jakarta Belum Beroperasi di Masa PSBB Transisi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 21:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 406 2294188 bus-city-tour-jakarta-belum-beroperasi-di-masa-psbb-transisi-QrU8nSVXre.jpg Bus city tour Jakarta (Foto Okezone)

DKI Jakata kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi sejak Senin 12 Oktober 2020. Sejumlah objek wisata dibuka lagi. Namun, bus wisata kota atau city tour belum beroperasi.

Wisatawan yang hendak menjajal sensasi city tour menggunakan bus wisata harus bersabar dulu, karena PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) belum mengoperasikan layanan ini.

 Baca juga: Jakarta PSBB Transisi, Wisata Monas Masih Tutup

"Selama masa (PSBB) Transisi, bus wisata masih belum beroperasi," ujar Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo saat dihubungi Okezone, Kamis (15/10/2020).

 ilustrasi

Bundaran HI, salah satu spot wisata di Jakarta (Okezone.com/Fadel)

PT Transportasi Jakarta pada masa PSBB Transisi membatasi jam operasional bus Transjakarta dari pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Kemudian untuk layanan tenaga kesehatan (Nakes) akan mulai pukul 22.00 hingga 23.00 WIB.

Sesuai arahan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, halte-halte Transjakarta difungsikan kembali dengan pola "Minimum operation".

Baca juga:  16 Taman Kota di Jakarta Kembali Dibuka, Begini Protokol Kesehatannya

Sementara untuk layanan bus wisata belum diketahui kapan akan diizinkan beroperasi lagi. Pengelola masih mencari pola bagaimana mengoperasikan bus city tour lagi agar lebih aman dari penularan Covid-19.

 

Sebelum wabah Covid-19 melanda Jakarta, bus city tour menjadi salah satu favorit wisatawan yang hendak berkeliling Kota Jakarta. Bus bertingkat dan dilengkapi AC ini membuat perjalanan menikmati spot wisata di Ibu Kota terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

Ada 22 armada yang disiapkan untuk wisatawan secara cuma-cuma alias gratis. Menariknya, bus wisata yang juga disebut dengan istilah Jakarta Explorer itu memiliki 4 rute wisata berbeda.

Baca juga:  PSBB Transisi, 20 Museum dan Gedung Pertunjukan di Jakarta Kembali Dibuka

Mengutip situs resmi Transjakarta, bus ini beroperasi dengan menelusuri ikon dan landmark yang ada di Kota Jakarta. Untuk memudahkan wisatawan mengetahui informasi seputar landmark atau spot yang disinggahi, setiap bus dilengkapi dengan audio yang menjelaskan beragam informasi menarik.

Selain itu, terdapat pula bus attendant (OnBoard) yang juga dapat memberikan penjelasan mengenai ikon-ikon kota Jakarta yang dilewati oleh bus tersebut.

Salah satu rute favorit wisatawan adalah rute 'History of Jakarta' yang melewati kawasan BNI46, Pasar Baru (Gedung Kesenian Jakarta, Juanda/Istiqlal, Monas, Museum Bank Indonesia, Gedung Arsip, Museum Nasional, dan Balai Kota.

Menurut pengakuan salah satu penumpang bernama Anisa, fasilitas bus city tour ini sangat membantu para wisatawan, khususnya bagi mereka yang ingin mengunjungi objek-objek wisata di Jakarta tanpa membuang banyak waktu.

“Selain gratis, rute yang dilalui itu sangat menarik dan bisa menghemat waktu kita. Jadi tidak perlu terburu-buru jika ingin pindah ke destinasi selanjutnya,” ujar Anisa saat ditemui Okezone, beberapa waktu lalu.

 ilustrasi

Lalu ada rute 'Jakarta Skyscrapers'. Seduai dengan namanya, rute ini melewati Jalan M.H. Thamrin yang menyuguhkan gedun-gedung pencakar langit di ibukota seperti Menara Topas, Wisma Nusantara, Hotel Indonesia, Mall Plaza Indonesia, Bundaran HI, Gelora Bung Karno, dan masih banyak lagi.

Bila ingin menikmati sajian kuliner khas Betawi, wisatawan bisa turun di kawasan Sarinah, kemudian berjalan selama kurang lebih 5 menit ke Jalan Sabang. Tempat ini telah lama dikenal sebagai salah satu pusat kuliner di Jakarta.

Ada beragam hidangan lezat yang bisa Anda cicipi di sini. Mulai dari sate maranggi, soto betawi, nasi goreng kebuli, beragam olahan seafood, dan masih banyak lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini