Hari Pangan, Ini Deretan Kuliner Khas Indonesia Berbahan Dasar Beras

Jaya Wanda Puspa Bekti, Jurnalis · Jum'at 16 Oktober 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 301 2294764 hari-pangan-ini-deretan-kuliner-khas-indonesia-berbahan-dasar-beras-Cc97utqCGS.jpg Wajik pelangi (Foto Dapoer Aye/cookpad.com)

INDONESIA memiliki banyak makanan tradisional yang beberapa di antaranya sudah mendunia alias go international, sebut saja rendang, nasi goreng, sate, tempe, dan lainnya. Salah satu ciri khas kuliner nusantara adalah terbuat dari beras.

Beras jadi makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia. Ada banyak daerah di nusantara jadi lumbung pangan untuk kebutuhan dalam negeri. Indonesia juga bersiap jadi lumbung pangan dunia pada 2045.

Baca juga: Hari Pangan Sedunia, Ini 4 Agrowisata Terbaik Cocok Buat Liburan Masa Covid-19

Mengingat Hari Pangan Sedunia diperingati tiap 16 Oktober, Okezone merangkum 7 kuliner khas Indonesia berbahan dasar beras :

1. Tape dan Uli

Tape dan Uli adalah makanan khas Indonesia yang berbahan dasar beras ketan, dan biasa di sajikan bersama. Untuk Tape, biasanya orang Indonesia menggunakan beras ketan merah yang di fermentasi dengan ragi tape selama 2 hari agar menghasilkan rasa asam dan manis, kemudian untuk Uli, menggunakan beras ketan putih yang di kukus, lalu di tumbuk hingga padat dan halus.

ilustrasi

Tape manis

Tape dan Uli biasanya di sajikan ketika hari-hari besar seperti lebaran, namun Anda bisa menemukanya di pasar tradisional.

2. Wajik

Wajik adalah makanan tradisional yang manis dan legit. Berbahan dasar beras ketan putih, gula aren, dan santan, kemudian di masak hingga teksturnya lengket dan berwarna kecoklatan. Wajik biasa di temuka di acara-acara pernikahan atau syukuran.

3. Bubur Ketan Merah

Bubur Ketan Merah bisa Anda temukan dengan mudah di pinggir jalan, ataupun pedagang keliling. Banyak orang Indonesia yang menyantapnya di pagi hari sebagai menu sarapan. Berbahan dasar Beras Ketan Merah, gula putih, dan kuah santan, Bubur Ketan Merah sangat cocok di nikmati selagi hangat.

Baca juga: Hari Pangan Sedunia, Yuk Nikmati Wisata Tani Desa Betet

4. Laksa

Laksa adalah makanan khas kota Tangerang, anda bisa dengan mudah menemukanya di pasar atau pedagang yang keliling. Laksa adalah mie yang terbuat dari beras yang di sajikan dengan kuah kuning berisi kacang hijau, telur, dan kentang. Bisa di jadikan sebagai peganti nasi, Laksa lebih enak di nikmati ketika masih hangat.

5. Ketan Serundeng

Ketan serundeng memiliki rasa gurih, manis, dan pedas. Ketan serundeng banyak di temukan di pasar tradisional ataupun acara-acara besar seperti pernikahan dan syukuran. Berbahan dasar beras ketan putih yang di campur santan, lalu di kukus. Setelah matang, Ketan di taburi kelapa parut sangrai pedas sebagai serundeng.

ilustrasi

6. Kerupuk Gendar

Kerupuk gendar adalah cemilan yang terbuat dari beras. Sebelum membuat gendar, Anda harus memasak beras hingga menjadi nasi, atau Anda bisa memanfaatkan nasi sisa yang tidak habis. Cara membuatnya yaitu dengan mengukus nasi yang sudah diberi bumbu dan ragi, kemudian di tumbuk hingga padat dan di iris tipis, lalu di jemur. Setelah kering, Anda bisa langsung menggorengnya, dan jadilah kerupuk gendar yang renyah

7. Intip

Selain bisa menjadi kerupuk gendar, nasi sisa juga bisa di olah menjadi Intip. Setelah diberi bumbu dan tepung tapioka, nasi tadi harus di panggang menggunakan Teflon, setelah di panggang, nasi tadi harus di jemur hingga kering, kemudian Anda bisa langsung menggorengnya untuk di jadikan cemilan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini