Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta Anjlok Imbas Demo Anarkis

Jum'at 16 Oktober 2020 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 406 2294737 kunjungan-wisatawan-ke-yogyakarta-anjlok-imbas-demo-anarkis-VM1qR88efR.JPG Jalan Malioboro, ikon pariwisata Yogyakarta (Foto: Okezone.com)

AKSI demonstrasi menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang sempat diwarnai kericuhan di Gedung DPRD DIY dan seputaran Malioboro, disesalkan banyak pihak.

Pasalnya, dampak dari adanya kericuhan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi para PKL di Malioboro, tapi juga berdampak ke sektor pariwisata.

Hal itu dibuktikan dengan adanya penurunan jumlah kunjungan wisatawan pasca terjadinya aksi yang berujung tindakan anarkis.

“Malioboro merupakan salah satu ikon pariwisata di Yogyakarta. Sehingga adanya aksi unjuk rasa yang berujung pada kericuhan kemarin sedikit banyak berdampak pada terjadinya penurunan jumlah kunjungan pariwisata ke DIY. Bahkan pada libur akhir pekan Sabtu dan Minggu kemarin, penurunan itu sudah mulai terasa,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) DIY, Singgih Rahardjo, dilansir dari laman KRjogja.

Singgih menjelaskan, berdasarkan data yang ada di aplikasi Visiting Jogja, jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan penurunan. Padahal, sebelum adanya aksi tersebut, setiap Sabtu dan Minggu terjadi peningkatan dibandingkan hari biasanya.

Kalau biasanya pada hari Sabtu jumlah kunjungan bisa lebih dari 20.000 pengunjung. Tapi untuk Sabtu kemarin terjadi penurunan, bahkan jumlah penurunannya sampai 5.000 wisatawan. Begitu pula untuk hari Minggu yang selama ini selalu mengalami kenaikan juga terjadi penurunan.

“Akhir-akhir ini pariwisata di DIY sudah mulai merangkak untuk bangkit. Penerapan protokol kesehatan di sejumlah obyek wisata yang cukup bagus menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke Yogya. Supaya hal serupa tidak terjadi, kami terus berupaya bersama-sma menjaga, salah satunya lewat kegiatan dan berita-berita positif,” terangnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini