6 Ton Sampah Plastik Ini Disulap Jadi Taman

Ika Widi Oktavina, Jurnalis · Minggu 18 Oktober 2020 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 408 2295506 6-ton-sampah-plastik-ini-disulap-jadi-taman-wQkiyw4iOO.jpg Taman ecobrick sampah. (Foto YouTube Official iNews)

SEBUAH taman di Kabupaten Batang terbuat dari 6 ton sampah plastik. Taman sekaligus tempat untuk edukasi kepedulian lingkungan hidup ini jadi destinasi wisata andalan Batang.

Di taman tersebut juga dijadikan sebagai lokasi pemanfaatan bahan sampah tak terurai agar menjadi lebih bermanfaat. Taman unik ini berada di lingkungan Kantor Setda, Kabupaten Batang.

Mengusung konsep ramah lingkungan, taman ini dibangun menggunakan material dari limbah rumah tangga. Dengan memanfaatkan 6 ton sampah plastik, baik bungkus mi instan, kopi seduh, hingga permen dijadikan satu dengan botol bekas air mineral untuk dijadikan ecobrick.

Jumlah ecobrick sendiri dihitung mencapai lebih dari 26.000 botol. Ribuan ecobrick dibuat untuk kursi, meja, pagar taman, gapura taman bahkan sebuah bangunan rumah green house.

Baca Juga: Asyiknya Body Rafting di Green Valley Citumang, Pangandaran

Selain itu, di taman ini juga terdapat tanaman-tanaman yang bisa dijadikan obat keluarga. Seperti jahe, kunyit dan sejenisnya.

Di taman ecobrick ini juga ada kantin PKK yang hanya menyajikan makanan tradisional. Seperti klepon, getuk, owol dan aneka jajan pasar lainnya yang bisa Anda cicipi.

Pembuatan taman ini dilatarbelakangi oleh banyaknya sampah plastik yang memakan waktu lama untuk terurai. Sekaligus sebagai tempat edukasi kepedulian terhadap sampah plastik agar bisa lebih bermanfaat.

 

Dikutip dari Official iNews, Pemrakasa Taman Ecobrick Uni Kuslantasi Wihaji mengatakan, taman ini pada awalnya berangkat dari keprihatinannya melihat sampah-sampah berserakan. Saat keliling desa, dia juga sering melihat bak sampah kosong, tapi di luarnya penuh sampah.

"Maka saya ingin mengajak ibu-ibu yang memang berangkatnya dari rumah, pilah sampah dari rumah. Maka semua mulai dari dasa wisma, RT, Kabupaten saya minta untuk mengumpulkan sampah plastik khususnya untuk menjadi ecobrick. Untuk selanjutnya, saya berharap ini harus dimanfaatkan untuk pemanfaatan yang lebih positif lagi," ujarnya.

Dalam pembangunanya taman ini dibantu oleh Organisasi Kemasyarakatan PKK. Tentu saja warga sekitar dengan ikut serta mengumpulkan sampah plastik.

"PKK yang tidak hanya rutin mengerjakan program-program real yang barangkali menjadi tugas PKK, tapi suka mendukung Pemerintah Daerah karena tugas PKK salah satunya, termasuk membuat inovasi, memanfaatkan lahan tapi tidak hanya memanfaatkan lahan saja ada juga edukasi tentang lingkungan. Ini pemanfaatan limbah plastik dikelola dengan sedemikian cantik. Nanti kita bikin lagi, di Jalan Dr Sutomo juga akan kita bikin," ujar Wihaji Bupati Kabupaten Batang dikutip dari Official iNews SMG.

Taman dibuka untuk umum serta tidak dipungut biaya. Taman PKK ini juga digunakan untuk menerima tamu bupati atau pertemuan ringan sembari menikmati jajanan tradisional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini