Nikmatnya Mangut Lele Mbah Marto, Pedasnya Bikin Keringetan!

Faradilla Rachman, Jurnalis · Senin 19 Oktober 2020 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 301 2296077 nikmatnya-mangut-lele-mbah-marto-pedasnya-bikin-keringetan-jRIMH9GaoB.jpg Magda dan Nex Carlos makan mangut lele. (Foto: YouTube Mgdalenaf)

MENDENGAR Yogyakarta, siapa yang tidak langsung teringat dengan makanan khasnya, yaitu gudeg. Tetapi, Yogyakarta juga punya kuliner autentik yang bikin kamu jatuh hati, yakni Mangut Lele Mbah Marto.

Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, harus mencicipi Mangut Lele Mbah Marto yang buka sejak 1960-an. Kuliner khas Jawa Tengah ini bercita rasa pedas dan gurih, dengan campuran rempah-rempah yang kuat.

Dua Food vlogger ternama Indonesia, Magdalena Fridawati atau kerap disebut Magda dan Nex Carlos membagikan petualangan kulinernya saat menjajal Mangut Lele Mbah Marto. Mereka berkunjung ke Jalan Parangtritis KM 14.5, Gaduh, Yogyakarta. Warung makan ini menyuguhkan pemandangan sawah yang asri dan syahdu.

Baca Juga: Kembali Dibuka, Kepulauan Seribu Langsung Diserbu 2.261 Wisatawan

lele

Mangut Lele Mbah Marto diolah secara tradisional, yakni lele dimasak dengan cara mengasap diatas kayu bakar dengan bilah-bilah bambu selama kurang lebih 2 jam. Sehingga akan menghasilkan aroma smoky saat disantap.

Menu yang ditawarkan warung makan tersebut tidak hanya mangut lele saja, tetapi ada krecek, gudeg, opor ayam, telur, dan tahu tempe. Makanan di sini disajikan prasmanan. Pengunjung bisa dengan puas memilih jenis makanan yang diinginkan. Harga makanan per porsinya pun terbilang murah, hanya dengan membayar Rp25 ribuan.

Nex Carlos mengungkapkan bahwa hidangan ini sangat nikmat. Kalau makan satu porsi tidak akan cukup loh.

“Pedasnya parah, gue menikmati makanan ini banget, tadi diasapi sama kayu. Gue suka aroma smoky-nya dipadukan dengan bumbu-bumbu yang kuat. Opornya juga wangi banget, satu enggak cukup," ungkapnya.

 lele

Tak hanya Nex Carlos, Magda juga jatuh cinta dengan kelezatan magut lele legendaris ini. Magda sampai tidak bisa berhenti mengatakan enak, sampai-sampai ia nambah loh, Okezoners.

“Rasa smoky-nya saja udah tebal, ditambah lagi santannya tebal jadi lebih heavy gitu. Enak banget! Ini seenak banget itu, dan gue happy banget, sambil makan bisa melihat hijau-hijau (sawah),” tuturnya.

Sebelum memiliki warung makan di Bantul dan Parangtritis, Mbah Marto berjualan dengan memanggul dagangan keliling kota dari ISI (Institut Seni Indonesia Yogyakarta) sampai Kota Yogyakarta dengan berjalan kaki. Wah, perjuangan banget ya!

Anak perempuan Mbah Marto pun mengungkapkan bahwa meskipun sang ibu sudah sepuh, masih tetap memiliki semangat kerja. Setiap hari masak mangut lele dan selalu habis.

 lele

“Setiap hari masak langsung dan dimasak (Mbah Marto), semangat kerjanya masih ada,” ujar sang anak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini