Jepang Buka Pintu Pariwisata untuk 12 Negara, Indonesia Tidak Termasuk

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 11:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 406 2296333 jepang-buka-pintu-pariwisata-untuk-12-negara-indonesia-tidak-termasuk-rhShksI91E.JPG Panorama Gunung Fuji di Jepang (Foto: Instagram/@infowisatajepang)

JEPANG semakin percaya diri membuka pintu pariwisata untuk wisatawan asing. Menurut laporan Yomiuri Newspaper, pada November mendatang, Jepang akan membuka pintu pariwisata mereka untuk wisatawan 12 negara.

Beberapa di antaranya yakni, China, Taiwan, Australia, New Zealand, Singapura, Vietnam, Korea Selatan, dan Malaysia. Sementara untuk saat ini, Indonesia dan Amerika Serikat belum berhasil masuk dalam daftar tersebut.

Pada September lalu, Nikkei melaporkan Jepang berencana mencabut kebijakan ketat terkait perjalanan internasional pada 1 Oktober.

Pada tahap pertama, Jepang membuka pintu pariwisata mereka untuk wisatawan yang memiliki durasi visa atau length of stay panjang.

Baca juga: Strategi Kemenparekraf Bangkitkan Pariwisata Indonesia

Selain itu, pemerintah Jepang juga dilaporkan lebih memprioritaskan wisatawan yang berasal dari negara dengan tingkat kasus Covid-19 rendah. Dalam hal ini termasuk Australia, New Zealand, dan Vietnam.

Sejak pandemi Covid-19 melanda, Jepang sendiri telah mencatat 87 ribu kasus positif Covid-19 di negara mereka. Sebanyak 1.614 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Pada April lalu, pemerintah Jepang sempat menerapkan kebijakan lockdown guna mencegah penyebaran virus corona. Kebijakan tersebut akhirnya dilonggarkan pada Mei lalu, di mana masyarakat diperkenankan untuk kembali melakukan perjalanan domestik.

Beberapa strategi juga telah diluncurkan untuk membangkitkan kembali gairah industri pariwisata.

Salah satunya menyediakan Wi-Fi dan ruang kerja di sejumlah taman, untuk mendorong aga para warga kembali tertarik melakukan aktivitas di luar rumah.

Selain itu, pemerintah Jepang telah menyediakan subsidi khusus dengan memberikan diskon khusus kepada para wisatawan domestik.

Mereka berharap dengan diluncurkannya seluruh kebijakan dan program promosi ini, dapat menarik lebih banyak lagi kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Demikian dilansir dari Travel and Leisure.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini