Pendakian Gunung Gede Pangrango Kembali Dibuka, Dibatasi 300 Orang Per Hari

Salman Mardira, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 406 2296639 pendakian-gunung-gede-pangrango-kembali-dibuka-dibatasi-300-orang-per-hari-SwegNL3JFt.jpg Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jawa Barat (Okezone.com/Salman Mardira)

BALAI Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Jawa Barat kembali membuka pendakian mulai Rabu 21 Oktober 2020. Jumlah pendaki dibatasi hanya 300 orang per hari dan wajib menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

“Penerapan kuota pendakian sebesar 25% dari kuota normal atau sebanyak 300 orang per hari akumulasi untuk semua pintu pendakian (Cibodas, Gunung Putri, dan Selabintana), kondisi ini bersifat sementara dan akan dievaluasi kemudian,” kata Kepala Balai Besar TNGGP Wahju Rudianto dalam siaran persnya, Selasa (20/10/2020).

Pendakian Gunung Gede Pangrango dibuka kembali setelah evaluasi Tim Satgas Internal Pengendalian Covid 19 Balai Besar TNGGP dan Satgas Covid 19 Kabupaten Cianjur. Ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kepala Balai Besar TNGGP Nomor: SE 1195/BBTNGGP/Tek.2/10/2020 tanggal 19 Oktober 2020 tentang Pembukaan Kembali Pendakian Gunung Gede.

Baca juga: Cuti Bersama Oktober 2020, Yuk ke Pulau Bidadari dan Nikmati 5 Hal Menarik Ini

Sebelumnya pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup karena pandemi Covid-19. Kemudian TNGGP dibuka kembali per 24 Agustus dengan jumlah kunjungan 50% dari kuota harian normal.

Karena tren kasus Covid-19 meningkat, TNGGP kembali ditutup sejak 10 September dan mulai Rabu besok dibuka kembali pendakian.

Untuk naik Gunung Gede Pangrango sekarang, pendaki wajib mendaftar secara online melalui website booking.gedepangrango.org. Wajib menyertakan Surat Keterangan Sehat pada hari H pendakian.

Menerapkan protokol kesehatan di antaranya pada jalur pendakian yang sempit antarpendaki tetap menjaga jarak minimal 1 meter.

Wahju Rudianto dalam keterangannya menjelaskan, pembukaan kembali pendakian di TNGGP dalam rangka menggerakan kembali perekonomian dari sektor wisata alam.

Baca juga: 4 Objek Wisata Baru di Kaki Gunung Ciremai Check

“Juga turut berperan aktif dalam memulihkan kondisi psikologis masyarakat khususnya untuk para pendaki pasca-isolasi dan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB),” sebutnya.

Selama ini, para pendaki sangat antusias untuk menjelajah kembali Gunung Gede Pangrango. Sejak ditutup pada 11 September hingga 18 Oktober, menurut Wahju, ada 92 calon pendaki menghubungi call center Quick Response TNGGP.

“Dari 92 orang yang menghubungi sebanyak 91,30% menanyakan tentang pendakian, selebihnya 8,70% terkait wisata,” ujar Wahju.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini