Kembali Dibuka, Ini 11 Protokol Pendakian Gunung Gede Pangrango

Salman Mardira, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 406 2296712 kembali-dibuka-ini-11-protokol-pendakian-gunung-gede-pangrango-Upi1Y4Tq6b.jpg Gunung Gede Pangrango (Foto Instagram @gununggedepangrango)

PENDAKIAN di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Jawa Barat kembali dibuka mulai Rabu 21 Oktober 2020, setelah sempat ditutup akibat Covid-19. Pendaki diwajibkan mendaftar secara online lebih dulu dan menaati secara ketat protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kepala Balai Besar TNGGP Wahju Rudianto mengatakan, pembukaan kembali pendakian di TNGGP dalam rangka menggerakan kembali perekonomian dari sektor wisata alam, serta untuk memulihkan psikologi masyarakat pasca-isolasi dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Dengan dibukanya pendakian Gunung Gede Pangrango diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui multiplier effect yang ditimbulkan serta Penerimaan Negara Bukan Pajak dari jasa lingkungan,” kata Wahju dalam siaran pers, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Pendakian Gunung Gede Pangrango Kembali Dibuka, Dibatasi 300 Orang Per Hari

Jumlah pendaki Gunung Gede Pangrango dibatasi hanya 300 orang per hari atau 25% dari kuota normal harian. Calon pendaki wajib mendaftar via online di website booking.gedepangrango.org sebelum pendakian.

ilustrasi

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (Okezone.com/Salman Mardira)

“Kami mengimbau kepada para pendaki selama melakukan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango diwajibkan untuk mengikuti protokol pengunjung wisata pendakian selama tatanan normal baru,” ujar Wahju.

Berikut protokol pengunjung wisata pendakian tatanan normal baru (new normal) TNGGP :

1. Tidak melakukan pendakian apabila menunjukan gejala batuk, flu, demam, panas tinggi, dan sesak nafas

Baca juga: Cuti Bersama Oktober 2020, Yuk ke Pulau Bidadari dan Nikmati 5 Hal Menarik Ini

2. Menggunakan masker

3. Mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer

4. Menggunakan sarung tangan (apabila memungkinkan)

5. Menjaga etika batuk atau bersin

6. Wajib membawa surat keterangan sehat yang berlaku pada hari H pendakian

7. Menjalankan SOP pendakian

8. Menggunakan peralatan dan perlengkapan secara pribadi, meminimalisasi penggunaan bersama

9. Menjaga jarak antartenda minimal 1 meter

10. Menjaga jarak antarpendaki saat pendakian minimal 1 meter

11. Tenda diisi 50% dari kapasitas

Sebagaimana diketahui, pendakian di TNGGP dibuka setelah adanya evaluasi antara Balai Besar TNGGP dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur.

ilustrasi

Pendakian Gunung Gede Pangrango sudah ditutup sejak Covid-19 mewabah. Sempat dibuka pada 24 Agustus, TNGGP kembali ditutup sejak 10 September 2020.

Menurut Wahju, selama pendakian ditutup, banyak calon pendaki menghubungi nomor resmi TNGGP menanyakan kepan dibuka lagi. Melihat antusiasme para pendaki, Balai Besar TNGGP akhirnya mengevaluasi dan membuka kembali jalur pendakian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini