Agrowisata Instagramable di Lereng Gunung Lawu, Suguhkan Warna-warni Bunga

Ika Widi Oktavina, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 408 2297782 agrowisata-instagramable-di-lereng-gunung-lawu-suguhkan-warna-warni-bunga-cv8F02Gn56.jpg Agrowisata Kembang Desa Dawung, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah (Instagram @saskiadelina15)

KEINDAHAN alam di lereng Gunung Lawu tak diragukan. Potensi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah untuk mengembangkan agrowisata atau pariwisata melibatkan pegunungan dan pertanian yang kini jadi favorit wisatawan lokal.

Agrowisata Kembang Desa Dawung di dekat kaki Gunung Lawu menyuguhkan hamparan perkebunan bunga celosia. Masih berkerabat dengan bayam, tanaman ini memiliki kepala bunga yang meruncing dan bulu-bulu halus.

Daya tariknya adalah keanekaragaman warna, mulai dari merah, kuning, oranye hingga ungu, yang tertata rapi dengan latar belakang panorama pegunungan. Ada juga perkebunan buah-buahan seperti semangka dan melon.

Baca juga: Kembali Dibuka, Destinasi Wisata Goa Pindul Terapkan Transaksi Nontunai

Lokasinya sangat strategis dan mudah diakses. Berjarak 12 kilometer dari Kota Karanganyar. Pengunjung bisa lewat Jalan Matesih-Tawangmangu tepatnya di sebelah barat Balai Desa Dawung atau depan kios Pasar Dawung Matesih.

Jika sering ke Tawangmangu lewat jalur selatan, dapat dipastikan bahwa Anda melewati desa agrowisata ini.

Selain hamparan bunga celosia, terdapat juga beberapa spot foto yang Instagramable lainnya.

Baca juga: Bertamasya ke Pulau Untung Jawa

Tak hanya tempat swafoto, di sini terdapat juga wahana permainan anak-anak. Seperti gelas putar, jungkat-jungkit, kereta putar mini, mobil listrik dan juga tempat melukis untuk mengasah kreativitas anak.

Wahana Agrowisata Kembang Desa Dawung ini dibangun di atas lahan kas desa seluas 6.000 meter per segi sejak 16 Juli 2020 dan diresmikan penggunannya, pada Kamis 8 Oktober. Objek wisata ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dawung.

Tiket masuk ke wahana agrowisata ini sebesar Rp5.000 per orang. Pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan taman bunga yang indah, kolam terapi ikan, arena bermain anak serta bermacam-macam kuliner.

Kepala Desa Dawung, Suryadi mengatakan, pengunjung Agrowisata Kembang Desa Dawung paling banyak pada Sabtu dan Minggu di mana bisa mencapai 1.700 hingga 2.000 orang.

“Baik itu berasal dari Karanganyar, Sukoharjo maupun Sragen,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Pemkab Karanganyar, Kamis (22/10/2020).

Kedepan rencananya akan dibangun kolam renang untuk dewasa dan anak-anak, serta wahana permainan waterboom. Kemudian budidaya buah anggur di lahan seluas 1 hektare.

Meski baru diresmikan, fasilitas dimiliki desa agrowisata ini cukup baik. Ada musala, toilet umum, gazebo untuk santai, area parkir yang luas hingga kedai dan lainnya. Disediakan pula gazebo luas untuk panggung hiburan khusus hari sabtu dan minggu ada hiburan rutin campur sari dan dangdutan.

Setiap pengunjung diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan dan juga melalui pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini