Long Weekend, Stasiun Gambir dan Pasar Senen Fokus Utama

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 18:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 406 2298546 long-weekend-stasiun-gambir-dan-pasar-senen-fokus-utama-R08JZ8LfBi.jpg Kereta Api Indonesia. (Foto: Instagram/@keretaapikita)

PEMERINTAH telah menetapkan jadwal cuti bersama pada 28-30 Oktober dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Itu artinya, pekan depan masyarakat Indonesia akan kembali menikmati momen liburan long weekend.

Menanggapi hal tersrbut, sejumlah perusahaan transportasi dilaporkan telah mengeluarkan peraturan baru untuk mencegah timbulnya klaster baru di sektor pariwisata. Seperti yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, PT KAI telah menyiapkan sejumlah strategi khusus menghadapi long weekend. Terrmasuk memperketat protokol kesehatan bagi pegawai maupun penumpang.

"Selain menambah jumlah perjalanan kereta api, selama masa libur long weekend nanti kami juga telah menyiapkan petugas yang akan rutin melakukan pembersihan area-area tertentu, khususnya yang banyak disentuh banyak orang. Pembersihan ini dilakukan 30 menit sekali sepanjang perjalanan," ujarnya saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: The Lodge Maribaya, Wisata Hits di Lembang Incaran Anak Muda

kai

Joni menambahkan, setiap penumpang diwajibkan menggunakan face shield yang akan diberikan secara gratis oleh petugas sebelum keberangkatan. Bagi penumpang yang menggunakan kereta jarak jauh juga wajib mengecek suhu tubuhnya.

Pengecekan akan dilakukan oleh petugas dalam rentan waktu tiga jam sekali. Apabila suhu tubuh penumpang lebih dari 37,3 derajat celcius, maka akan langsung dibawa ke ruang isolasi yang telah disediakan.

"Ruang isolasi inilah yang menjadi kelebihan kami dibandingkan pesawat," kata Joni.

Upaya antisipasi lain yang dilakukan PT KAI mencakup penyediaan posko-posko kesehatan dan keamanan di stasiun-stasiun yang paling ramai dikunjungi. Contohnya Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang menjadi stasiun utama keberangkatan dari wilayah Jakarta.

KAI juga memberlakukan kebijakan pembatasan kuota penumpang sebanyak 70% dari kapasitas maksimum. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap penumpang agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan, terutama physical distancing (jaga jarak sosial).

Konsistensi KAI dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api pun telah diakui dengan diperolehnya Safe Guard Label SIBV. Safe Guard Label SIBV ini mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Bureau Veritas, international best practices, World Health Organization (WHO), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dengan demikian, Joni mengatakan masyarakat tidak perlu ragu lagi dalam menggunakan berbagai layanan KAI, karena pihaknya telah dispilin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Perjalanan KA libur long weekend ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” tutup Joni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini