Fakta-Fakta Menarik Taman Nasional Baluran, Afrikanya Indonesia

Ilham Rachmatullah, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2020 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 408 2298618 fakta-fakta-menarik-taman-nasional-baluran-afrikanya-indonesia-KymfZeNePX.jpg Taman Nasional Baluran (Instagram @muh_taufiq/@tamannasionalbaluran)

TAMAN Nasional Baluran di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur sering dijuluki sebut Africa Van Java, karena pemandangan alam terutama savananya persis seperti hutan di Afrika. Lokasi eksotis ini sekarang jadi salah satu destinasi wisata andalan Tanah Air.

Selain sebagai objek wisata, Taman Nasional Baluran juga termasuk kawasan pelestarian alam untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan menunjang budidaya. Baluran merupakan taman nasional tertua di Indonesia.

Taman Nasional Baluran terdiri dari beberapa tipe vegetasi atau kontur wilayah, di antaranya tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan rawa dan hutan pegunungan. Namun tipe vegetasi savana lah yang mendominasi kawasan taman nasional ini dengan total sekitar 40 persen dari total luas lahan

Baca juga: 4 Tempat Glamping Seru di Bogor, Bisa Main ke Curug

Berikut fakta-fakta menarik Taman Nasional Baluran yang disebut sebagai Little Africa In Java dengan kekayaan dan keanekaragaman hayati di dalamnya seperti dirangkum Okezone dari beberapa sumber, Sabtu (24/10/2020).

Luas Wilayah Taman Nasional Baluran

Berdasarkan SK. Menteri Kehutanan No. 279/Kpts.-VI/1997 tanggal 23 Mei 1997, Taman Nasional Baluran luasnya sekitar 25.000 hektare, dengan 10.000 hektarnya merupakan padang savana. Taman nasional ini juga terletak di dua kabupaten yakni Situbondo dan Banyuwangi.

ilustrasi

Taman Nasional Baluran (IG @tongsengjamu)

Selain satwa liar, Taman Nasional Baluran juga menyimpan hutan mangrove terbesar di Asia. Taman ini adalah habitat dari berbagai jenis spesies tumbuhan dan satwa endemik Pulau Jawa.

Keanekaragaman Flora dan Fauna

Taman Nasional Baluran diperkirakan mempunyai sekitar 444 jenis tumbuhan yang tergolong ke dalam 87 familia dengan 24 jenis tumbuhan eksotis, 265 jenis tumbuhan penghasil obat dan 37 jenis tumbuhan hidup pada ekosistem mangrove, menurut Indonesia Baik.

Sementara faunanya terdiri dari ordo mamalia 28 jenis, burung 196 jenis, ikan dan reptilia. Dari jenis-jenis fauna tersebut diketahui terdapat 47 jenis satwa yang dilindungi undang-undang dengan rincian 5 jenis insektivora, 5 jenis karnivora, 4 jenis herbivora, 32 jenis burung dan 1 jenis reptilia. Mamalia besar yang menjadi maskot dan ikon di taman nasional baluran ini yaitu banteng (Bos Javanicus).

Taman Nasional Baluran mempunyai jenis flora atau tumbuhan asli yang khas dan mampu beradaptasi dalam kondisi cuaca kering sekalipun. Dengan rincian tumbuhan tersebut adalah Widoro bukol (Ziziphus rotundifolia), Mimba (Azadirachta indica), Pilang (Acacia leucophloea)

Sedangkan fauna atau satwa yang terdapat di taman nasional baluran antara lain, Banteng (Bos javanicus javanicus), Kerbau liar (Bubalus bubalis), Kijang (Muntiacus muntjak muntjak), Rusa (Cervus timorensis russa), Macan tutul (Panthera pardus melas), Kancil (Tragulus javanicus pelandoc), Kucing bakau (Prionailurus viverrinus).

Baca juga: Keelokan Rammang-Rammang, Hutan Batu Karst Terbesar Kedua di Dunia

Untuk jenis burung yang ada di taman nasional baluran termasuk burung yang langka terdiri dari Layang-layang api (Hirundo rustica), Tuwuk asia (Eudynamys scolopacea), Burung merak (Pavo muticus), Ayam hutan merah (Gallus gallus), Kangkareng (Anthracoceros convecus), Burung rangkong (Buceros rhinoceros), bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus)

Pembagian Zona di Taman Nasional Baluran

Taman nasional baluran menjadi tempat atau lokasi keanekaragaman flora dan fauna di dalamnya yang sangat kaya. Dengan luas wilayah yang begitu besar, taman nasional tersebut dibagi menjadi beberapa zona wilayah atau konservasi.

Berdasarkan buku zonasi Balai Taman Nasional Baluran tahun 2012, kawasan ini mempunyai luas sekitar 25.000 hektare dengan pembagian zona sebagai berikut:

• Zona Inti seluas 6.920,18 hektar (27,68 %)). Zona tersebut diperuntukkan sebagai tempat perlindungan habitat satwa seperti satwa ikon taman nasional baluran yaitu banteng. Ada juga satwa yang dilindungi lainnya seperti, rusa timor, kijang, macan tutul, merak hijau dan lain-lain. Zona inti juga berfungsi sebagai perlindungan flora langka seperti, trenggulun, marelang, bayur, kemiri, mimba dan aren.

• Zona Rimba seluas 12.604,14 hektar (50,42 %) yang menjadi lokasi untuk melihat semua spesies hewan dan tumbuhan dan juga diperuntukkan sebagai kegiatan penelitian dan konservasi.

• Zona Perlindungan Bahari seluas 1.174,96 hektar (4,70 persen)

• Zona Pemanfaatan seluas 1,856,51 hektar (7,43 persen)

• Zona Tradisional seluas 1.340,21 hektar (5,36 hektar)

ilustrasi

• Zona Rehabilitasi seluas 365,81 (1,46 persen)

• Zona Khusus seluas 738,19 hektar (2,5 persen).

Objek Wisata di Taman Nasional Baluran

Sebagai taman nasional tertua di Indonesia, Baluran tentu menawarkan berbagai tempat atau lokasi yang bisa dijadikan sebagai objek wisata yang seru dan menarik. Wisata edukasi, bahari dan alam bisa ditemukan di taman nasional baluran ini. Objek wisata tersebut antara lain, Goa Jepang, Padang Savana Bekol, Hutan Evergreen dan Pantai Bama.

Goa Jepang

Goa Jepang merupakan goa bersejarah yang terdapat di pintu masuk taman nasional baluran. Goa jepang merupakan peninggalan sejarah sisa-sisa penjajahan jepang dahulu. Goa yang berjarak sekitar 100 meter dari gerbang pintu masuk baluran ini memiliki luas sekitar 12 meter yang digunakan sebagai benteng pertahanan dan tempat penyimpanan amunisi.

Padang Savana Bekol

Lokasi ini merupakan hamparan padang savana, hutan dan gunug baluran berada. Savana Bekol memiliki luas sekitar 300 hektar yang merupakan lokasi atau objek wisata primadona yang ada di taman nasional baluran ini.

Pada saat musim kemarau padang savana ini memiliki rumput berwarna kuning keemasan dan pada saat musim hujan kembali hamparan rumput berwarna hijau mendominasi padang savana terluas di Jawa Timur ini. Di lokasi Savana Bekol ini, jika beruntung kalian akan menjumpai kawanan banteng, rusa, suara ayam hutan atau burung merak yang menunjukkan kecantikannya.

Hutan Evergreen

Hutan Evergreen merupakan kawasan hutan cantik yang membuat siapapun terpesona. Kalian bisa menemukan kawanan kupu-kupu berwarna indah diantara genangan air sepanjang hutan. Dinamakan Hutan Evergreen karena pemandangan hutan yang disuguhkan sungguh indah dan senantiasa tampak hijau sepanjang tahun.

Hutan ini selalu hijau dan tak pernah kering karena di wilayah tersebut terdapat cekungan dimana terdapat aliran sungai bawah tanah. Selain pemandangan serba hijau, di hutan yang di dominasi pohon tropis ini kalian akan menemukan beragam macam spesies hewan dengan pepohonan yang rapat serta daun yang tumbuh lebat menaungi jalanan di sepanjang hutan evergreen ini.

Pantai Bama

Pantai ini berjarak 3 kilometer dari padang savana bekol. Berbagai fasilitas lengkap dan memadai telah tersedia di pantai bama ini mulai dari penginapan, mushola, kamar mandi umum dan area permainan outbound.

Pemandangan pantai bima juga sangat indah, dengan pasir putih sepanjang 300 meter dan air laut yang bersih serta bening. Di sekeliling pantai bama terdapat hutan mangrove dan berbagai aktiviats dapat dilakukan di pantai ini seperti menyusuri pantai, menjelajahi hutan mangrove, dan snorkeling. Pantai bama juga merupakan lokasi terbaik untuk menikmati sunset atau matahari terbenam lho Okezoners.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini