Begini Cara Traveling Naik Kereta Api di Masa Covid-19

Ersa Ambarita, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2020 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 406 2298928 begini-cara-traveling-naik-kereta-api-di-masa-covid-19-J4S1RKvACI.jpeg Kereta api (Foto PT KAI)

PERGERAKAN wisatawan diperkirakan meningkat saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 hingga 30 Oktober 2020. PT KAI sudah menambah 27 perjalanan kereta api dari area Daop 1 Jakarta mulai 27 Oktober hingga 1 November, sebagai antisipasi lonjakan penumpang.

“Penambahan jumlah perjalanan tersebut dilakukan untuk dapat mendukung peningkatan volume penumpang pada moment libur panjang tersebut,” kata Eva Chairunisa, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta dalam keterangannya, Jumat 23 Oktober kemarin.

Kereta api salah satu moda transportasi paling diminati masyarakat terutama wisatawan. Moda transportasi ini juga dinilai lebih aman dan nyaman dibandingkan yang lain.

Baca juga: Mau Liburan Cuti Bersama Oktober 2020, Ini Jadwal Keberangkatan Kereta Api

Kamis 22 Oktober lalu, Okezone menjajal kereta api dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat menuju Yogyakarta. Berbeda seperti masa normal, sekarang naik kereta api wajib menaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Jika hendak menggunakan kereta api selama pandemi Covid-19, maka pastikan tidak mengalami flu, pilek, batuk, demam, dan diwajibkan lolos rapid test dengan hasil non reaktif atau hasil PCR test negatif Covid-19 yang dibuktikan dengan surat keterangan dari klinik atau rumah sakit tempat pemeriksaan dilakukan dengan masa berlaku 14 hari. Surat akan diminta petugas sebagai syarat naik kereta api.

Setelah mengantongi surat bebas Covid-19 dan tiket kereta api sesuai dengan daerah tujuan, maka silakan ke stasiun dan wajib pakai masker. Masker scuba dengan bahan kain tipis tidak direkomendasikan untuk naik kereta api.

Saat tiba di stasiun, bersiaplah untuk diperiksa suhu tubuh di pintu masuk lewat sensor otomatis.

Saat cek suhu tubuh di stasiun, biasanya calon penumpang harus antre dengan tetap menjaga jarak fisik. Petugas akan memastikan suhu tubuh calon penumpang normal. Jika suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius, maka tidak diizinkan memasuki kereta api.

Baca juga: Sudah 50% Tiket Kereta Terjual untuk Long Weekend

Selesai pemeriksaan suhu tubuh, silakan menuju tempat check in tiket. Untuk check in cukup men-scan barcode e-boarding pass yang ada di aplikasi KAI. Akses e-boarding dibuka 2 jam sebelum keberangkatan.

Pada saat chek in inilah penumpang harus menunjukkan surat sehat bebas Covid-19 berupa hasil rapid test atau uji swab untuk divalidasi. Begitu selesai chek in dan validasi surat sehat, petugas membagikan face shield untuk digunakan penumpang selama perjalanan. Sekalipun sudah ada masker, wajib juga pakai face shild untuk mencegah Covid-19 selama dalam perjalanan.

Tahap selanjutnya adalah masuk ke gerbong kereta. Jika kereta belum tiba, maka silakan tunggu dulu di stasiun dengan tetap menjaga jarak fisik.

Saat memasuki gerbong kereta api tetap menjaga jarak fisik. Kemudian cari dan duduk di kursi sesuai dengan yang tertera di tiket.

Jangan heran melihat ada kursi-kursi kosong, karena PT KAI membatasi penumpang hanya 70% dari kapasitas normal, agar ada ruang untuk jaga jarak fisik.

Jumlah penumpang tiap gerbong kereta sangat tergantung pada jenis kereta yang Anda gunakan. Ada gerbong yang full kursi terisi penumpang, ada juga yang tampak hanya terisi sebagian. Penumpang diimbau untuk tidak melakukan sentuhan dan interaksi dekat dengan orang yang ada di dalam kereta.

Di dalam kereta terkadang petugas melakukan pengecekan kembali suhu tubuh, maka penumpang harus bersiap. Namun, ada juga yang tidak ada pengecekan sampai ke tujuan.

Begitu sampai ke stasiun tujuan, turunlah dan tetap menjaga jarak fisik dengan penumpang lain. Berbeda dengan naik pesawat yang diharuskan mengisi atau memperlihatkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan saat di bandara tujuan, saat turun dari kereta api, penumpang tidak ada pemeriksaan lagi.

Penumpang tinggal keluar stasiun saja dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan menuju tempat liburan yang diinginkan. Jangan lupa mencuci tangan pakai sabun atau sanitizer dan tetap pakai masker.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini