Menikmati Keindahan Bukit Mercury Sayang Kaak yang Instagramable

Fathnur Rohman, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2020 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 408 2299326 menikmati-keindahan-bukit-mercury-sayang-kaak-yang-instagramable-qujo2E4WE8.JPG Bukit Mercury Sayang Kaak di Majalengka, Jabar (Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)

KABUPATEN Majalengka, Jawa Barat, memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang menarik. Salah satunya adalah Bukit Mercury Sayang Kaak. Tempat ini menawarkan pemandangan alam memesona.

Di mana, wisatawan bisa melihat jelas puncak Gunung Ciremai, serta menikmati indahnya panorama gugusan bukit terasering di sekeliling lokasi tersebut.

Bukit Mercury Sayang Kaak terletak di ketinggian sekitar 1.600 mdpl. Lokasi ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), dan secara administratif berada di Desa Blok Cibuluh, Desa Tejamulya, Kecamatan Argaura, Kabupaten Majalengka.

Baca juga: 3 Destinasi Wisata Kampung Ikan di Pulau Jawa

Tempat ini bisa dijangkau menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Bila berangkat dari kota terdekat, yakni Kota Cirebon, waktu perjalanan yang ditempuh adalah sekitar 1 jam 56 menit.

Bukit Mercury Sayang Kaak

Harga tiket masuk di tempat ini cukup terjangkau. Wisatawan yang berkunjung hanya perlu membayar Rp15 ribu.

Di bukit ini, wisatawan dapat merasakan udara yang sejuk, selain itu terdapat pula spot-spot foto menarik yang bisa dipakai untuk berswafoto bersama teman, keluarga, atau bahkan dengan pasangan.

Keunikan lain yang ditawarkan di tempat ini adalah, wisatawan bisa melakukan kegiatan camping atau berkemah. Dengan membayar Rp20 ribu, wisatawan dapat menikmati suasana malam hari di Bukit Mercury Sayang Kaak.

Bukit Mercury Sayang Kaak

Bukit Mercury Sayang Kaak sendiri masuk nominasi wisata baru terpopuler Anugrah Pesona Indonesia (API) Award 2020. Tempat ini bersaing dengan sembilan destinasi wisata lainnya di Indonesia.

Menurut Ketua Mitra Pariwisata Gunung Ciremai Bukit Mercury, Atang, Bukit Mercury Sayang Kaak mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 1 Agustus 2018. Sekarang ini, tempat tersebut sudah menjelma sebagai salah satu 'ikon' wisata unggulan di Kabupaten Majalengka.

Bukit Mercury Sayang Kaak

Atang menjelaskan, selain memiliki pemandangan yang indah, di bukit ini juga terdapat beberapa wahana tambahan yang bisa dinikmati pengunjung.

Dia menilai, sejak pertama kali dibuka hingga sekarang, banyak wisatawan luar daerah datang berkunjung ke Bukit Mercury Sayang Kaak.

"Di sini ada hamparan terasering yang menjadi view menarik. Wisatawan bisa melakukan tracking jalan dan berswafoto di spot-spot foto yang telah disediakan," kata Atang kepada Okezone, Minggu (25/10/2020).

Atang mengatakan, nama 'Sayang Kaak' berasal dari Bahasa Sunda yang memiliki arti 'Sarang Burung Gagak'. Ia bercerita, kalau dahulu di bukit tersebut, menjadi habitat alami burung gagak. Burung-burung ini, berkembang biak dan membuat sarang di tempat ini.

Akan tetapi, lanjut dia, burung gagak di Bukit Mercury Sayang Kaak saat ini sudah tidak ada. "Dahulu waktu zaman orangtua saya, ada burung gagak di sini. Mereka membuat sarang di sini," ujarnya.

Bukit Mercury Sayang Kaak bisa menjadi pilihan destinasi wisata, untuk menghabiskan waktu libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, pada akhir Oktober 2020 mendatang. Selain itu, wisatawan bisa berkunjung ke lokasi wisata lain yang berdekatan dengan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini