Anya Geraldine Berbagi Pengalaman Liburan ke Bali di Masa Pandemi Covid-19

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2020 06:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 549 2299110 anya-geraldine-berbagi-pengalaman-liburan-ke-bali-di-masa-pandemi-covid-19-Lz6EK3wTXE.JPG Anya Geraldine (Foto: Instagram/@anyageraldine)

ANYA Geraldine membagikan pengalaman liburannya di Bali di masa adaptasi new normal. Mengintip unggahan di akun instagram pribadinya, Sabtu, 24 Oktober 2020.

Pada kesempatan kali ini, Anya ternyata berkerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk merasakan langsung liburan dengan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE).

Dalam video berdurasi 30 menit, Anya Geraldine mengatakan bahwa awalnya dia merasa ragu melakukan perjalanan keluar kota, apalagi hanya sekadar liburan semata. Namun dengan adanya kampanye protokol CHSE, Anya pun semakin percaya diri untuk kembali berwisata.

"Aku ditugasin nih sama Kemenparekraf untuk nyobain liburan dengan protokol CHSE. Awalnya takut, karena kemarin sempat ke luar kota tapi bukan buat have fun, cuman kerja doank. Baru sekarang berani, dan aku kira ribet dan serem. Ternyata setelah dicoba gak seseram itu," ujar Anya.

Baca juga: Mau Berwisata di Taman Margasatwa Ragunan, Perhatikan 4 Hal Ini!

Anya kemudian menjelaskan tentang pengalamannya menaiki pesawat terbang, termasuk penerapan protokol kesehatan di bandara. Dia menjelaskan bahwa saat ini wajib menyertakan surat bebas Covid-19 berupa hasil rapid test atau swab tes untuk bisa melalukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.

Anya Geraldine

(Foto: Instagram/@anyageraldine)

Surat tersebut bisa didapatkan melalui rumah sakit atau tempat-tempat yang telah direkomendasikan oleh pihak maskapai dan juga Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Tesnya gampang banget. Kalian bisa manggil petugas kesehatan ke rumah kalau takut keluar. Terus di bandara juga ada tempat tes rapid. Aku udah rapid berkali-lali, alhamdulillah hasilnya non-reaktif," kata Anya.

Saat keberangkatan, Anya menjelaskan kondisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta cenderung sepi dari pengunjung. Pihak pengelola juga sudah menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, terutama mengatur jaga jarak sosial antar pengunjung. Baik saat sedang melakukan check in maupun saat menunggu di boarding room.

Tak kalah penting, seluruh calon penumpang juga diwajibkan menggunakan masker dan rutin menjaga kebersihan diri selama berada di area bandara.

"Kalau aku, aku selalu bawa-bawa disinfektan portable jadi setiap mau duduk di tempat umum termasuk kursi pesawat, selalu aku semprotin. Aku juga bawa anti septic hand dan hand sanitizer. Tapi jujur aku lebih suka cuci tangan daripada pakai hand sanitizer," ungkap Anya.

Tips selanjutnya yang tidak kalah penting, Anya mengaku selalu membawa vitamin agar stamina dan imunitas tubuhnya tetap terjaga. "Vitamin ini penting banget. Saat kita traveling imun tubuh bisa turun karena banyak aktivitas. Jadi aku selalu minum vitamin supaya tetap fit," imbuhnya.

Lalu, bagaimana pengalaman Anya Geraldine saat menjajal objek-objek wisata di Bali? Anya mengatakan seluruh objek wisata, restoran, dan penginapan sangat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Di pintu masuk, wisatawan wajib dicek suhu tubuhnya dan mencuci tangan sebelum diperbolehkan memasuki area wisata. Saat berada di dalam pun, wisatawan harus disiplin menjaga jarak. Pihak pengelola biasanya akan memberi jarak tempat duduk antar satu meja dengan meja lainnya.

"Selama di sini aku happy banget, dan berharap situasi kembali seperti sedia kala. Sedih banget. Bali itu kan kota wisata, mata pencaraian warganya dari wisata. Ketika pandemi mereka banyak kehilangan pekerjaan dan gak bisa cari uang lagi," tutup Anya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini